Bertumbuh Itu Pilihan

Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. ~ 2 Korintus 5:17 Ayat ini sangat menarik untuk disimak, karena ayat More »

Serahkanlah Pekerjaan Anda Kepada Tuhan

By Michael Yang (founder and CEO, Become.Com) Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu. Amsal 16:3 Pada akhir tahun 2003, sesudah beberapa lama keluar dari pekerjaan, saya memutuskan untuk meluncurkan suatu More »

Bukti – Bukti Alkitab adalah Firman Allah

Sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah. (2 Petrus 1:21) Allah adalah pribadi yang senang mengungkapkan keberadaan dan isi hati-Nya kepada More »

Jika Hidup Seperti yang Kita Mau

Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS. Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR Jika setiap doa kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat More »

Bagaimanakah Anda Ingin Dikenang?

By Barry Landis (President; The Landis Agency) Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas. Amsal 22:1 Saya sedang dalam perjalanan menuju Atlanta More »

 

Category Archives: Spiritual

growing

Bertumbuh Itu Pilihan

Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. ~ 2 Korintus 5:17

Ayat ini sangat menarik untuk disimak, karena ayat ini mengingatkan kita sekalian untuk tidak terikat pada masa lampau kita semenjak kita menjadi pengikut Kristus. Jika anda masih terikat pada masa lampau anda, maka anda masih hidup pada masa lampau anda sekalipun anda dalam kenyataannya hidup pada masa kini. Dengan perkataan lain – anda tidak bertumbuh dan tidak mengalami perubahan dalam mengarungi kehidupan anda karena anda masih terikat kepada kehidupan masa lampau anda yang mungkin menyakitkan anda – ini adalah pilihan anda sendiri. Anda yang memilih untuk tetap hidup dimasa lampau sekalipun masa lampau telah berlalu dan anda hidup saat ini. Ayat ini secara nyata mengatakan “yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang” – mari kita belajar menerima jati diri kita yang sesungguhnya dan belajar mengenal serta menerima manusia baru kita.
Sekitar tahun 1992 atau 1993, saya meminta seorang teman saya untuk membuatkan sebuah peti mati dari karton yang di cat mirip seperti peti mati dan di dalam peti mati tersebut ditaruh kaca seukuran peti mati tersebut. Pada penutup peti mati bagian dalam, terdapat tulisan tangan teman saya tersebut yang mengatakan:”Dalam peti mati ini bersemayam orang yang telah menghambat pertumbuhan saya – kini dia telah tiada – dan mulai saat ini saya bebas bertumbuh…”. Sewaktu kebaktian kelompok sel yang saya pimpin pada malam yang dingin dibulan Desember di Fullerton Los Angeles tersebut mencapai acara puncak, saya hanya mengunakan sedikit waktu untuk menyampaikan pesan kepada seluruh jemaat yang ikut hadir pada malam tersebut, bahwa orang yang telah menjadi batu sandungan dalam banyak hal dan yang telah menjadi penghalang petumbuhan rohani banyak orang telah tiada dan orang tersebut tidak pernah akan ada lagi dalam kehidupan anda selamanya. Siapakah orang itu? Sekitika suasana sunyi sangat mencekam keadaan dalam ruangan dimana kebaktian kelopmpok sel tersebut diadakan seakan-akan suara jarum jatuh pun dapat terdengar.

Pada saat para jemaat yang ingin tahu siapa orang yang menjadi penghalang pertumbuhan mereka mulai mendekati peti mati tersebut mereka melihat diri mereka sendiri melalui refleksi kaca yang ditaruh dalam peti mati tersebut. Suara terompet mengiringi tulisan dalam peti mati tersebut:”Dia yang menghambat pertumbuhan saya kini telah tiada untuk selamanya”. Secara serentak, seluruh jemaat mulai menulis pada secarik kertas daftar dosa mereka dan seluruh kelemahan mereka yang mereka sadari bahwa mereka sendirilah penyebab mengapa mereka selama ini tidak dapat bertumbuh namun memilih untuk menyalah kan orang lain atas kekerdilan mereka. Akhirnya, setiap dari jemaat yang hadir mulai menulis: “Hari ini, manusia lama saya telah mati, dan manusia baru saya memberi saya kebebasan sepenuhnya untuk bertumbuh selama saya ingin bertumbuh.”
Saat itu, tidak satu orang pun yang dapat menahan linangan air mata mereka; Tuhan telah menggantikan ratapan mereka menjadi tari-tarian, hidup baru telah dimulai dimalam yang dingin di bulan Desember itu.
Apakah anda pernah berpikir, bahwa anda adalah orang satu-satunya yang dapat menentukan berapa banyaknya anda ingin bertumbuh dalam segala segi kehidupan anda – anda pun dapat memilih untuk berhenti bertumbuh secara rohani jika itu yang anda ingini – itu adalah pilihan anda sendiri.
Ya, anda telah mendengarnya dengan benar, bahwa dalam dunia ini hanya ada satu orang yang dapat menentukan pertumbuhan anda, yaitu anda sendiri. Tuhan telah menyiapkan segala sesuatunya namun anda harus mau masuk dalam rencana Tuhan dan melakukan kehendakNya. Rencana Tuhan bagi anda sekalian adalah:” Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan (Yeremia 29:11).
Teman-teman maupun saudara anda dapat berubah dan tidak mendukung keberadaan anda bahkan meninggalkan anda, majikan anda dapat berubah menjadi jahat, namun semuanya ini tidak berkuasa untuk memaksa anda untuk tidak bertumbuh – anda hanya dapat merubah kehidupan anda  sewaktu anda memilih untuk berubah, karena perubahan tidak pernah terjadi sampai anda mengambil tindakan untuk berubah. Jika anda tetap melakukan apa yang selama ini anda lakukan, anda akan terus merasakan apa yang selama ini anda rasakan, dan anda terus akan mendapat kan hasil yang sama seperti hasil-hasil dimasa lampau. Sesuatu harus di ubah. Apa yang harus diubahkan? Cara berpikir yang harus diubah (Roma 12:2)! Jika anda memilih untuk berpikir bahwa segala sesuatu mungkin dan mulai melihat kesempatan dan peluang-peluang yang ada dari kaca mata “semuanya mungkin”, maka daya kreatifitas anda akan memuncak dan lebih dari itu anda mulai melangkah sesuai keyakinan anda untuk mencapai tujuan anda sesuai dengan visi yang sudah Tuhan berikan sebagai motor penggerak untuk membuat mimpi anda menjadi kenyataan. Karena pada saat anda mulai melangkah sesuai dengan visi yang Tuhan berikan maka pintu kesempatan dan peluang mulai terbuka namun anda harus mengarahkan perhatian anda hanya kepada peluang yang relevant dengan visi masa depan anda.
Kenali kesalahan-kesalahan yang terdapat dalam alam pikiran anda, ubah cara berpikir yang salah (Roma 12:2), fokus serta nikmati nilai-nilai baru dalam kehidupan anda yang baru karena sesungguhnya yang lama memang sudah berlalu. Amen.
Penulis:
Rev.Dr. Harry Lee,MD.,PsyD Gembala Restoration Christian Church di Los Angeles – California

banner_prayerrequest

Serahkanlah Pekerjaan Anda Kepada Tuhan

By Michael Yang (founder and CEO, Become.Com)

Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu.
Amsal 16:3

Pada akhir tahun 2003, sesudah beberapa lama keluar dari pekerjaan, saya memutuskan untuk meluncurkan suatu usaha search engine yang baru disebut Become.com bersama mantan mitra bisnis saya. Segera sesudah kami pindah ke kantor baru pada awal tahun 2004, saya mengundang gembala gereja saya untuk datang serta mengadakan kebaktian doa dan berkat untuk perusahaan kami di kantor kami yang baru.
Gembala dan istrinya membawa sebuah hadiah kecil untuk pembukaan kantor kami. Hadiah itu adalah sebuah ayat, Amsal 6:13, dalam bahasa Inggris dan Korea, dibingkai dalam bingkai kayu yang bagus. Saya menyukai ini. Saya menggantungnya di dinding kantor saya langsung di depan saya dan di belakang monitor computer – sebuah tempat di mana saya dapat dengan mudah melihatnya setiap hari. Ayat ini adalah firman yang penuh kuasa dari Tuhan bagi saya yang berhubungan dengan tanggung jawab dan dorongan di tempat kerja.

Saya merasa terpanggil untuk menjadi wirausaha di pasar. Namun, hidup sebagai pendiri dan CEO dari perusahaan Silicon Valley Internet dapat menyenangkan sekaligus penuh stress. Naik dan turun seperti naik roller-coaster. Saat segalanya berjalan baik, saya rentan untuk menjadi terlalu percaya diri dan angkuh, tetapi saat segalanya menurun, saya rentan untuk merasa stres, tidak aman dan patah semangat. Amsal 16:3 yang tergantung di dinding saya adalah peringatan yang bagus sekali bagi saya selama masa ini bahwa Tuhan memegang kendali.

Menyerahkan apa pun yang saya lakukan kepada Tuhan memungkinkan saya menyerahkan pekerjaan saya maupun perusahaan saya kepada Tuhan setiap hari. Saya tidak lagi harus berusaha memegang kendali dan khawatir tentang semua fluktuasi dalam bisnis saya. Ini juga berarti bahwa saya dapat mengikuti kehendak Tuhan bagi saya di tempat kerja, yaitu mengasihi, baik para karyawan perusahaan maupun orang-orang yang berhubungan dengan saya.
Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu
Amsal ini adalah pengingat yang baik bagi saya saat kita menyerahkan pekerjaan kita kepada Tuhan, Ia akan menetapkan rencana-Nya dalam bisnis kita dan kehidupan kita.

Pokok Renungan
Kita perlu menyerahkan semua yang kita lakukan dalam bisnis kita kepada Tuhan.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Apa sajakah bidang dalam pekerjaan anda yang memerlukan kepastian dan perlindungan Tuhan?
2.Bagaimanakah anda dapat membuat komitmen yang berani kepada Tuhan dalam bisnis atau pekerjaan anda? Apakah hasilnya jika anda benar-benar meyerahkan segala sesuatu dalam bisnis anda kepada Tuhan?
3.Bagaimanakah anda memandang Tuhan menetapkan rencana-Nya dalam kehidupan anda? Apakah rencana yang anda ingin lihat Ia tetapkan bagi anda di masa depan?

holy bible

Bukti – Bukti Alkitab adalah Firman Allah

Sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.
(2 Petrus 1:21)

Allah adalah pribadi yang senang mengungkapkan keberadaan dan isi hati-Nya kepada manusia. Salah satu cara yang dipakai untuk itu adalah melalui Alkitab, Firman Allah yang tertulis. Melalui Alkitab kita dapat mengenal pribadi Tuhan, kehendak dan rencana-Nya bagi manusia. Itulah sebabnya sangat penting bagi kita mempelajari dan memahami isi Alkitab.
Alkitab sampai kepada bentuknya yang tertulis seperti sekarang ini melalui beberapa langkah, yaitu:
Allah memanggil dan memilih orang yang tulus dan jujur sehingga mereka mampu menerima wahyu-Nya tanpa suatu kesalahan.
Allah mewahyukan kebenaran-Nya. Artinya, Ia mengungkapkan kebenaran-Nya kepada penulis Alkitab.

Allah bekerja dalam diri penulis Alkitab sehingga mereka dapat menuliskan wahyu dan cerita yang mereka dengar, lihat dan rasakan, dengan benar dan tanpa kesalahan
Dalam mewahyukan atau menyatakan kebenaran-Nya, Allah memakai berbagai sarana, misalkan  dengan perantaraan malaikat, mimpi, penglihatan, cerita dari orang-orang kudus atau para nabi atau suara ilahi yang terdengar.
Selain Allah mewahyukan kebenaran-Nya dan bekerja di dalam diri penulis Alkitab — yang merupakan orang-orang pilihan-Nya—Allah menjaga mereka sedemikian rupa sehingga wahyu tersebut ditulis dengan jujur, tepat dan tanpa kesalahan.

Bukti bahwa Alkitab itu berisikan kebenaran tertinggi dan bukti bahwa Alkitab itu memang Kitab Tuhan atau Kitab Suci dan bukan buku fiksi, dongeng atau juga bukan sekedar buku biasa:
Ramalan atau Nubuatan Yang Digenapi
Nabi Yesaya meramalkan seorang perawan akan mengandung dan melahirkan seorang bocah dan anak itu akan dinamakan Imanuel (Yesaya 7:14)
Nubuatan ini digenapi 700 tahun kemudian dengan lahirnya Yesus Kristus dari perawan suci Maria (Matius 1:21-23)

Tuhan Yesus berkata bahwa tidak satu pun batu dari Bait Allah (Bait Suci Orang Yahudi) akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain, tetapi semuanya akan diruntuhkan (Matius 24:1-2)
Nubuatan ini digenapi 40 tahun kemudian yaitu ketika kota Yerusalem dihancurkan oleh tentara Romawi di bawah pimpinan Jenderal Titus pada tahun 70 Masehi.
Masih ada ratusan lagi nubuatan dalam Alkitab yang tergenapi secara akurat dan yang masih akan digenapi di zaman sekarang maupun yang akan datang. Termasuk apa yang akan terjadi sebelum kedatangan Isa Almasih atau Yesus Kristus  sebagai Hakim Yang Adil.
Di dalam Alkitab Allah sudah membuat suatu ukuran dan cara untuk mengetahui apakah seseorang itu nabi yang datang dari TUHAN ataukah ia seorang nabi palsu. Allah membuat suatu patokan bagi kita untuk mengetahui apakah perkataan seseorang adalah sabda TUHAN atau bukan.
Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: “Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan TUHAN? Apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya.” (Ulangan 18:21-22).

2 Timotius 3 : 15
Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.

Bukti lainnya bahwa Alkitab itu bukan buku biasa melainkan Kitab Suci dan Firman Allah yang berkuasa adalah:
1.  Kesatuan isinya yang menakjubkan
Padahal Alkitab ini ditulis oleh 40 orang penulis yang berlainan dalam jangka waktu 1500 tahun. Penulisnya masing-masing mempunyai latar belakang berbeda-beda. Ada diantaranya adalah pengusaha ternak, perdana menteri Mesir, mantan pangeran Mesir dan penggembala, nabi, imam, mantan gembala domba, raja, penasihat raja, perdana menteri Babel, guru, nelayan, tabib dan lain-lain.
Walau para penulis tersebut hidup dalam kurun waktu yang berbeda dan dengan latar belakang yang berlainan, namun isi tulisan mereka tidak pernah saling bertentangan. Sebaliknya secara keseluruhan isi  tulisan mereka memiliki satu pesan atau berita yang sama yang tersusun secara harmonis. Yaitu berita atau pesan mengenai kedatangan Yesus Kristus yang menyelesaikan masalah dosa manusia dan yang memerintah sebagai raja di surga dan di bumi.

2.  Ketepatannya dalam hal ilmu pengetahuan
Dalam kitab Yesaya (yang ditulis ±th 700 SM) tercatat bahwa bentuk bumi adalah bulat (Yesaya 40:22).
Hal ini baru terbukti 2200 tahun kemudian, yaitu sewaktu Columbus berlayar untuk mengelilingi dunia pada tahun 1490 masehi.
Dalam kitab Ayub (yang ditulis ±th 3000 tahun yang lalu) tercatat bahwa bumi bergantung dalam kehampaan (Ayub 26:7).
Masih banyak lagi bukti ketepatan dari pernyataan Alkitab yang melampaui kemajuan ilmu pengetahuan pada masa pernyataan tersebut di tulis.

3.  Memiliki kuasa untuk membaharui kehidupan manusia
Berjuta-juta orang yang dahulunya hidup penuh dosa mengalami perubahan yang menakjubkan setelah membaca Alkitab. Alkitab memiliki kuasa untuk mengubah dan membaharui kehidupan manusia.
Alkitab merupakan suatu pemberian yang luar biasa dari Allah kepada semua manusia. Karena melalui kebenaran yang tersimpan di dalamnya manusia dapat memperoleh jalan keluar dari dosa, sengsara dan hukuman yang kekal.

Bahasa Asli Alkitab
Bahasa asli Alkitab Perjanjian Lama adalah bahasa Ibrani dan beberapa pasal ditulis dalam bahasa Aram. Sedangkan Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani.
Lalu supaya dapat dimengerti oleh semua orang, Alkitab kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa di dunia. Dan karena keinginan untuk menterjemahkannya secermat mungkin, sering kali kita temukan dalam satu bahasa terdapat beberapa versi terjemahan.

Sikap Yang Benar Terhadap Firman TUHAN
Kalau kita benar-benar mengasihi Tuhan, maka kita pasti juga mengasihi Firman-Nya. Mengasihi Firman Tuhan dimulai dari tekun membaca Alkitab kemudian merenungkan dan melakukan apa yang tertulis di dalamnya.
Sebab sesungguhnya ada berkat dalam mempelajari Alkitab. Alkitab dapat memberikan iman dan hikmat serta menuntun kita kepada keselamatan. Alkitab juga bermanfaat untuk mengajar, menyatakan suatu kesalahan, memperbaiki kelakuan, dan mendidik orang dalam kebenaran.

promiseOfTheDay

Jika Hidup Seperti yang Kita Mau

Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS.
Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR
Jika setiap doa kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar BERSYUKUR

Seorang yang DEKAT dengan TUHAN, bukan berarti tidak ada AIR MATA
Seorang yang TAAT dengan TUHAN, bukan berarti tidak ada KEKURANGAN
Seorang yang TEKUN berdoa, bukan berarti tidak ada MASA SULIT

Biarlah Tuhan yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena Tuhan TAHU apa yang tepat dan memberikan yang TERBAIK.
Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN.
Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN.
Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kamu sedang belajar MEMAAFKAN.
Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN.
Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN.
Ketika kamu harus membayar biaya yang seharusnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAHATIAN

Karena itu, tetaplah semangat, tetap sabar, tetap tersenyum karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN. Tuhan menaruhmu di tempatmu yang sekarang, bukan karena KEBETULAN. Ingatlah, orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. MEreka dibentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN, dan AIR MATA.

sunflower

Bagaimanakah Anda Ingin Dikenang?

By Barry Landis (President; The Landis Agency)

Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas. Amsal 22:1

Saya sedang dalam perjalanan menuju Atlanta baru-baru ini saat saya melihat tulisan di bagian belakang sebuah truk besar di depan saya yang bunyinya, “Apakah yang anda inginkan tertulis di batu nisan anda?”

grass-930x300

Anda Tidak Memegang Kendali

Todo Barr (Marketing,RET HAT)

Sebab kekayaan dan kemuliaan berasal dari pada-Mu dan Engkaulah yang berkuasa atas segala-galanya; dalam tangan-Mulah kekuatan dan kejayaan; dalam tangan-Mulah kuasa membesarkan dan mengokohkan segala-galanya. 

I Tawarikh 29:12

Ada orang yang duduk dalam ruangan kecil di sebelah saya yang selalu datang dan mengganggu saya. Sebenarnya, jenis orang yang sama ini sudah berada di ruangan di sebelah saya dalam semua pekerjaan yang pernah saya lakukan. Mungkin ada seorang yang duduk di sebelah anda juga.