28 Maret 2015 – Berdoa Kepada Siapa?

Baca: Yohanes 16:23-28
“Pada hari ini kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa” (Yohanes 16:26)

Pada abad ke-16 Erasmus, perintis Reformasi Gereja sebelum meninggal, ia berdoa demikian,”O, Yesus, kasihilah aku; Tuhan, keselamatan aku; Tuhan semuanya telah berakhir; Tuhan, kasihilah aku.” Pada abad ke-19 seorang rahib Rusia mempunyai satu doa seperti ini, “Tuhan Yesus Kristus, Anak Bapa, kasihilah aku, orang berdosa ini.” Tokoh Alkitab Stefanus, martir Kristen pertama berdoa,”Ya, Tuhan Yesus, terimalah rohku.”(Kpr 7:59)
Dari ketiga tokoh diatas ada persamaan di dalam mereka berdoa yakni mereka berdoa sama-sama ditujukan kepada Tuhan Yesus Kristus bukan kepada Bapa. Ada banyak orang Kristen berdoa tetapi mereka mengalami kebingungan, doa mereka ditujukan kepada siapa? Kepada Bapa atau kepada Tuhan Yesus? Alkitab mengajarkan bahwa doa kita hendaknya di tujukan kepada Bapa maupun kepada Tuhan Yesus. Sebab Tuhan Yesus pun mengajarkan murid-murid-Nya agar mereka berdoa kepada Bapa di Sorga, khususnya ketika Tuhan Yesus sendiri masih ada di bumi ini. Ketika kita berdoa kepada Bapa, kita berdoa dalam nama Tuhan Yesus(Yohanes 16:23). Ini berarti berdoa dalam nama Tuhan Yesus sedangkan,Yohanes 14:14, Tuhan Yesus mengajarkan murid-murid-Nya berdoa kepada diri-Nya. Hal ini dimaksudkan-Nya terutama ketika Ia nanti telah berada di Sorga. Jadi, Tuhan sendiri mengajarkan berdoa kepada Bapa dan nama-Nya sendiri.
Oleh karena itu, Berdoalah kepada Bapa dalam nama Tuhan Yesus. Sudahkah Anda praktekkan berdoa kepadaNya? YN

SEKERAS APA PUN UCAPAN DOA KITA TETAPI TIDAK DITUJUKAN KEPADA-NYA, AKAN SIA-SIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>