Obat Bagi yang Burn Out

burnout

Anda tidak ingin keluar dari tempat tidur di pagi hari, dan selalu merasa lelah tak peduli seberapa banyak tidur yang Anda miliki. Pada siang hari, Anda merasa tidak termotivasi, bosan dan mungkin tertekan di tempat kerja. Anda merasa kewalahan dan kehilangan kontrol di tempat kerja (dan di rumah).

Anda menemukan diri Anda menjadi lebih mudah tersinggung atau marah. Anda lebih sering mengalami sakit seperti sakit kepala, masalah perut, atau sakit dada. Ketika Anda di rumah, Anda merasa cemas, marah dan terputus dari anggota keluarga Anda. Jika beberapa dari gejala-gejala diatas menggambarkan diri Anda, Anda mungkin mengalami kelelahan kerja (burnout).

Kelelahan pekerjaan (atau karir) ini terjadi ketika diri Anda terkuras secara fisik, mental, emosional dan spiritual dan tidak melihat adanya kemungkinan itu menjadi lebih baik. Anda telah kehilangan perspektif tentang mengapa Anda melakukan apa yang Anda lakukan. Kelelahan, stres dan keputusasaan adalah teman Anda hari demi hari.

 

Lima “Resep” untuk Mengobati Burnout

Jika Anda mengalami kejenuhan pekerjaan, jangan menyalahkan diri sendiri karena malas, tidak termotivasi, tidak puas atau tidak produktif. Akui saja bahwa Anda memiliki kondisi yang perlu diobati. Ini adalah waktu untuk memperhatikan gejala, dan mencari tahu apa yang harus dilakukan terhadap hal tersebut. Berikut lima ide untuk mendapatkan kembali antusiasme dan energi Anda yang sudah sempat atau sudah lama hilang:

 

1. Tentukan apa yang Anda butuhkan.
Langkah pertama dalam mengatasi kelelahan adalah cari tahu apa yang menyebabkan itu. Kemudian, buatlah daftar faktor-faktor utama yang selama ini membawa dampak negatif kepada diri Anda tersebut.

 

2. Berusahalah untuk mengubah faktor-faktor negatif yang tercantum pada poin sebelumnya.
Salah satu alasan orang merasa kelelahan adalah kurangnya kontrol atas apa yang terjadi kepada mereka. Anda mungkin perlu untuk melangkah keluar dari zona kenyamanan Anda untuk menghadapi beberapa faktor tersebut, tetapi Anda akan memperoleh rasa pemberdayaan pribadi ketika Anda berhasil.

3. Luangkan waktu untuk diri sendiri.
Hal ini penting terutama jika Anda adalah orangtua bekerja, dan menemukan bahwa setiap menit bangun dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan orang lain. Anda tidak bisa terus menerus seperti ini. Cari waktu 15 menit untuk mengambil “liburan” seperti membaca majalah, berjalan-jalan, bermain komputer atau mengunjungi teman. Mengurus diri sendiri tetap harus diperhatikan sebelum mengurus orang lain dan mengerjakan tanggung jawab Anda.

 

4. Buat iman Anda sebagai sebuah prioritas. 

Kita kehilangan harapan ketika kita tidak berfokus pada Tuhan. Kita menjadi cemas ketika kita begitu tertuju pada ketakutan daripada iman. Hidup kita tampaknya tidak berarti ketika kita lupa mengapa Tuhan menempatkan kita di bumi ini. Sangat mudah untuk membiarkan hidup kita terpuruk di dunia ini.

 

Tetaplah tinggal dalam rencana Allah bagi kehidupan Anda. Dahulukan untuk membaca Alkitab, doa, ibadah rutin dan kegiatan pelayanan. Hidup Anda adalah lebih dari pekerjaan Anda! Anda adalah bagian yang tak terpisahkan dari rencana kekal Allah. Dia mengasihi Anda dan ingin Anda mengalami kelimpahan di dalam-Nya.

 

5. Rencanakan perubahan karir Anda. 
Jika kegiatan-kegiatan di atas tidak mengubah kondisi burnout Anda maka lakukan cara terakhir ini, yakni mengubah karir Anda.  Konselinglah dengan orang yang Anda anggap dapat memberikan jalan keluar bagi permasalahan di dalam karir Anda ini. Dengarkan masukan darinya dan mulai segera praktikan apa yang ia katakan.

Semoga apa yang ditulis di artikel ini dapat memberi manfaat kepada setiap Anda. Ingatlah selalu bahwa selalu ada jalan keluar dari segala persoalan yang Anda hadapi, khususnya di dalam dunia pekerjaan atau karir Anda. Tuhan Yesus memberkati !

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>