Bertumbuh Itu Pilihan

growing

Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. ~ 2 Korintus 5:17

Ayat ini sangat menarik untuk disimak, karena ayat ini mengingatkan kita sekalian untuk tidak terikat pada masa lampau kita semenjak kita menjadi pengikut Kristus. Jika anda masih terikat pada masa lampau anda, maka anda masih hidup pada masa lampau anda sekalipun anda dalam kenyataannya hidup pada masa kini. Dengan perkataan lain – anda tidak bertumbuh dan tidak mengalami perubahan dalam mengarungi kehidupan anda karena anda masih terikat kepada kehidupan masa lampau anda yang mungkin menyakitkan anda – ini adalah pilihan anda sendiri. Anda yang memilih untuk tetap hidup dimasa lampau sekalipun masa lampau telah berlalu dan anda hidup saat ini. Ayat ini secara nyata mengatakan “yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang” – mari kita belajar menerima jati diri kita yang sesungguhnya dan belajar mengenal serta menerima manusia baru kita.
Sekitar tahun 1992 atau 1993, saya meminta seorang teman saya untuk membuatkan sebuah peti mati dari karton yang di cat mirip seperti peti mati dan di dalam peti mati tersebut ditaruh kaca seukuran peti mati tersebut. Pada penutup peti mati bagian dalam, terdapat tulisan tangan teman saya tersebut yang mengatakan:”Dalam peti mati ini bersemayam orang yang telah menghambat pertumbuhan saya – kini dia telah tiada – dan mulai saat ini saya bebas bertumbuh…”. Sewaktu kebaktian kelompok sel yang saya pimpin pada malam yang dingin dibulan Desember di Fullerton Los Angeles tersebut mencapai acara puncak, saya hanya mengunakan sedikit waktu untuk menyampaikan pesan kepada seluruh jemaat yang ikut hadir pada malam tersebut, bahwa orang yang telah menjadi batu sandungan dalam banyak hal dan yang telah menjadi penghalang petumbuhan rohani banyak orang telah tiada dan orang tersebut tidak pernah akan ada lagi dalam kehidupan anda selamanya. Siapakah orang itu? Sekitika suasana sunyi sangat mencekam keadaan dalam ruangan dimana kebaktian kelopmpok sel tersebut diadakan seakan-akan suara jarum jatuh pun dapat terdengar.

Pada saat para jemaat yang ingin tahu siapa orang yang menjadi penghalang pertumbuhan mereka mulai mendekati peti mati tersebut mereka melihat diri mereka sendiri melalui refleksi kaca yang ditaruh dalam peti mati tersebut. Suara terompet mengiringi tulisan dalam peti mati tersebut:”Dia yang menghambat pertumbuhan saya kini telah tiada untuk selamanya”. Secara serentak, seluruh jemaat mulai menulis pada secarik kertas daftar dosa mereka dan seluruh kelemahan mereka yang mereka sadari bahwa mereka sendirilah penyebab mengapa mereka selama ini tidak dapat bertumbuh namun memilih untuk menyalah kan orang lain atas kekerdilan mereka. Akhirnya, setiap dari jemaat yang hadir mulai menulis: “Hari ini, manusia lama saya telah mati, dan manusia baru saya memberi saya kebebasan sepenuhnya untuk bertumbuh selama saya ingin bertumbuh.”
Saat itu, tidak satu orang pun yang dapat menahan linangan air mata mereka; Tuhan telah menggantikan ratapan mereka menjadi tari-tarian, hidup baru telah dimulai dimalam yang dingin di bulan Desember itu.
Apakah anda pernah berpikir, bahwa anda adalah orang satu-satunya yang dapat menentukan berapa banyaknya anda ingin bertumbuh dalam segala segi kehidupan anda – anda pun dapat memilih untuk berhenti bertumbuh secara rohani jika itu yang anda ingini – itu adalah pilihan anda sendiri.
Ya, anda telah mendengarnya dengan benar, bahwa dalam dunia ini hanya ada satu orang yang dapat menentukan pertumbuhan anda, yaitu anda sendiri. Tuhan telah menyiapkan segala sesuatunya namun anda harus mau masuk dalam rencana Tuhan dan melakukan kehendakNya. Rencana Tuhan bagi anda sekalian adalah:” Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan (Yeremia 29:11).
Teman-teman maupun saudara anda dapat berubah dan tidak mendukung keberadaan anda bahkan meninggalkan anda, majikan anda dapat berubah menjadi jahat, namun semuanya ini tidak berkuasa untuk memaksa anda untuk tidak bertumbuh – anda hanya dapat merubah kehidupan anda¬† sewaktu anda memilih untuk berubah, karena perubahan tidak pernah terjadi sampai anda mengambil tindakan untuk berubah. Jika anda tetap melakukan apa yang selama ini anda lakukan, anda akan terus merasakan apa yang selama ini anda rasakan, dan anda terus akan mendapat kan hasil yang sama seperti hasil-hasil dimasa lampau. Sesuatu harus di ubah. Apa yang harus diubahkan? Cara berpikir yang harus diubah (Roma 12:2)! Jika anda memilih untuk berpikir bahwa segala sesuatu mungkin dan mulai melihat kesempatan dan peluang-peluang yang ada dari kaca mata “semuanya mungkin”, maka daya kreatifitas anda akan memuncak dan lebih dari itu anda mulai melangkah sesuai keyakinan anda untuk mencapai tujuan anda sesuai dengan visi yang sudah Tuhan berikan sebagai motor penggerak untuk membuat mimpi anda menjadi kenyataan. Karena pada saat anda mulai melangkah sesuai dengan visi yang Tuhan berikan maka pintu kesempatan dan peluang mulai terbuka namun anda harus mengarahkan perhatian anda hanya kepada peluang yang relevant dengan visi masa depan anda.
Kenali kesalahan-kesalahan yang terdapat dalam alam pikiran anda, ubah cara berpikir yang salah (Roma 12:2), fokus serta nikmati nilai-nilai baru dalam kehidupan anda yang baru karena sesungguhnya yang lama memang sudah berlalu. Amen.
Penulis:
Rev.Dr. Harry Lee,MD.,PsyD Gembala Restoration Christian Church di Los Angeles – California

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>