01 Februari 2014 – Dunia Bukan Firdaus

Baca: Mazmur 73:1-24
“Tetapi aku, sedikit lagi maka kakiku terpeleset, nyaris aku tergelincir.” (Mazmur 73:2)

Ada satu keluarga yang sangat merindukan punya anak laki-laki. Bahkan sejak dalam kandungan, jabang bayi itu sudah diberi nama laki-laki. Tapi, yang lahir selalu anak permpuan. Keluarga ini tidak gampang menyerah. Akhirnya, lahir sembilan anak, tapi semuanya perempuan. Sementara itu, tetangga yang lain sudah sepuluh tahun berumah tangga, tidak dikaruniai seorang anak pun. Di Yogyakarta, ada keluarga kaya raya yang hanya punya satu anak. Ketika berusia 21 tahun, ia meninggal dunia yang fana ini. Sungguh memilukan. Orang tuanya berkata: “Lalu untuk siapakah semua uang dan harta benda yang kami miliki ini.”
Ada yang sakit berat. Sudah berdoa, puasa dan diimani, serta biaya yang jumlahnya telah mencapai miliaran rupiah, tapi akhirnya mati juga. Kenneth Hagin yang dipakai Allah dalam iman dan kesembuhan Ilahi, gagal mendoakan kakak kandung perempuannya sendiri karena penyakit kanker. Smith Wigglesworth, yang dijuluki “Rasul Iman,” gagal menyembuhkan anak gadisnya sendiri yang bernama Sally, yang tetap tuli sampai ia meninggal. Masih ada lagi yang lain. Masalah keuangan, keluarga, pelayanan. Kesimpulannya, ada yang bersifat umum, ada yang khusus. Jadi, kita harus belajar meresapi doa Yesus: “Jadilah kehendak-Mu.” (Matius 26:39). Tapi, pengertian yang lainnya adalah: “Dunia ini bukan Firdaus”.
Artinya, bila semuanya baik, sempurna, orang bisa lupa, bahwa hidup di dunia ini hanya sementara saja. Setelah di Firdaus, di sana tidak ada penyakit, tidak ada masalah dan tidak ada derita. Apakah Anda sudah terdaftar di Firdaus Allah? GS

ORANG BERIMAN HANYA MUZAFIR DI DUNIA INI, KARENA KEWARGAANNYA ADALAH SORGA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>