10 Maret 2014 – Amarah

Baca: Kejadian 4:1-11
“Memulai pertengkaran adalah seperti membuka jalan air; jadi undurlah sebelum perbantahan mulai.” (Amsal 17:14)

Dalam kehidupan kita, seringkali ada hal-hal yang yang membuat sukacita kita hilang. Bahkan kadang dapat memancing emosi kita. Dalam keadaan seperti itulah, penguasaan diri sangat diperlukan. Sidharta Gautama mengambarkan seseorang yang sedang marah sebagai berikut, “Terus memendam amarah sama seperti menggenggam bara panas untuk dilontarkan kepada seseorang, Andalah yang akan terbakar.”
Sebelum Kain jatuh dalam dosa pembunuhan, ada amarah yang di pendam. Tentang hal itu, Tuhan memperingatkan Kain. “Firman TUHAN kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.” (Kejadian 4:6-7). Namun Kain tidak dapat menguasai amarahnya. Alkitab berkata, Kain pun jatuh dalam dosa dengan membunuh Habel, adik kandungnya sendiri. Akibat perbuatannya itu, Kain pun dikutuk Tuhan.
Penulis Amsal berkata: “Memulai pertengkaran adalah seperti membuka jalan air; jadi undurlah sebelum perbantahan mulai.” (Amsal 17:14). Kekesalan, amarah dan kekecewaan hanya akan mengaktifkan hukum tarik menarik, membuat Anda menerima apa yang Anda berikan. Sebagai manusia, tentu kemarahan adalah hal yang tidak dapat kita hindari, tetapi persoalan yang penting adalah kita harus berkuasa atas sikap tersebut. Hari ini Anda sedang dalam kemarahan, berdoa minta pertolongan Roh Kudus untuk menguasai hati Anda, agar Anda tidak membuahi kemarahan dengan dosa. Kiranya Roh Kudus menolong kita semua. SP

ORANG YANG TIDAK DAPAT MENGENDALIKAN AMARAH ADALAH ORANG YANG BODOH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>