Bertumbuh Itu Pilihan

Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang. ~ 2 Korintus 5:17 Ayat ini sangat menarik untuk disimak, karena ayat More »

Serahkanlah Pekerjaan Anda Kepada Tuhan

By Michael Yang (founder and CEO, Become.Com) Serahkanlah perbuatanmu kepada TUHAN, maka terlaksanalah segala rencanamu. Amsal 16:3 Pada akhir tahun 2003, sesudah beberapa lama keluar dari pekerjaan, saya memutuskan untuk meluncurkan suatu More »

Bukti – Bukti Alkitab adalah Firman Allah

Sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah. (2 Petrus 1:21) Allah adalah pribadi yang senang mengungkapkan keberadaan dan isi hati-Nya kepada More »

Jika Hidup Seperti yang Kita Mau

Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS. Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR Jika setiap doa kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat More »

Bagaimanakah Anda Ingin Dikenang?

By Barry Landis (President; The Landis Agency) Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas. Amsal 22:1 Saya sedang dalam perjalanan menuju Atlanta More »

 

21 Maret 2015 – Jangan Berkecil Hati

Baca: Ibrani 10:26-39
“Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya.” (Ibrani 10:35)

Hak istimewa untuk memasuki hadirat-Nya mengandung tanggung jawab untuk mentaati perintah-perintahNya. Nasehat ini ditujukan kepada mereka yang berulang-ulang melawan kehendak Tuhan dan mencemarkan nama Tuhan. Tuhan mendidik anak anakNya; Dia tidak akan membiarkan mereka bertingkah seperti pemberontak. Pasal ini diakhiri dengan suatu dorongan semangat. ita semua memiliki tujuan yang ingin kita capai dan situasi yang sedang kita hadapi akan berubah.
Namun ketika hal itu membutuhkan waktu lama, muncullah pikiran-pikiran: “Apakah situasi ini bisa berubah!?” “Apakah pernikahanku bisa harmonis?” “Apakah anak ini bisa hormat kepada orang tua?” Jika kita tidak beriman, kita akan berkecil hati dan akhirnya kita hanya mandek ditempat. Seringkali, kita kehilangan yang terbaik dari Tuhan karena ulah kita sendiri, kita menyerah terlalu cepat. Coba Anda tetap bersabar, tetap menanti waktunya Tuhan!
Firman Tuhan hari ini mengatakan, jika kita tetap tinggal dalam iman, jika kita tetap percaya, tetap berharap, tetap melakukan hal yang benar, maka janji Allah akan digenapi-Nya. Salah satu terjemahan berkata, “Jangan berkecil hati, harinya akan datang!” Ketika Anda tergoda untuk mundur karena situasi belum juga berubah seturut kehendak Anda, katakan kepada dirimu sendiri: “Memang hal Ini sulit membutuhkan waktu lama, tapi aku tahu Tuhan adalah Allah yang setia, aku tetap percaya, mengetahui bahwa upah yang dijanjikan-Nya sedang dalam perjalanan.” TL

HATI YANG KERAS BUTUH PERINGATAN; HATI YANG HANCUR BUTUH PENGHIBURAN

20 Maret 2015 – Pencemaran

Baca: I Tesalonika 4:1-12
“Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah.” (2 Korintus 7:1)

Makanan adalah kebutuhan pokok manusia yang dibutuhkan setiap saat. Tetapi kita harus berhati-hati dengan makanan yang dijual di pasaran. Kadang kita tertipu oleh penampakan luar sebuah makanan. Di zaman yang semakin perkembang ini, ada banyak orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan sengaja menjual makanan-makanan dengan menggunakan bahan-bahan kimia agar nampak menarik. Seringkali kita memperhatikan berita-berita di media masa banyak makanan-makanan yang sudah kadaluarsa dikemas kembali dan kemudian dijual, bahkan hingga penjual gorengan yang mencampur minyaknya dengan plastik. Tentu makanan-makanan ini cepat atau lambat akan merusak tubuh siapa saja yang memakannya.
Pencemaran bukan saja dapat terjadi pada sebuah makanan, tetapi pencemaran juga dapat terjadi pada pikiran kita. Paulus menasihatkan sebagai orang percaya yang telah ditebus dan yang telah dikuduskan Tuhan agar senantiasa menjaga hdup kita dari pencemaran-pencemaran, bukan saja tubuh jasmani, melainkan tubuh rohani kita (2 Korintus 7:1). Di atas tadi kita sudah belajar tentang pencemaran terhadap makanan, bagaimana pencemaran terjadi kerohanian? Apa yang Anda baca setiap hari? Apa yang Anda tonton di televisi setiap hari? Apakah hal-hal tersebut sudah sesuai dengan kebenaran firman Tuhan?
Oleh sebab itu, mari jaga kekudusan dan menjauhkan diri dari segala kecemaran, agar senantiasa hidup kita berkenan kepada-Nya. SP

BERGANTUNG KEPADA ROH KUDUS AKAN MENJAUHKAN HIDUP KITA DARI SEGALA KECEMARAN

19 Maret 2015 – Belajar Dari Matias

Baca: Kisah Para Rasul 1:15-26
“Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu.” (Kisah Para Rasul 1:26).

Seorang pendeta yang juga penyuka hewan pernah menyaksikan bahwa perkataan “merpati tak pernah ingkari janji” tidak selalu benar. Dalam kesaksiannya sang pendeta mengatakan jika ia pernah memperhatikan sepasang merpati. Dalam pengamatannya, setelah induk merpati miliknya bertelor, kemudian menetas dan menjadi anak merpati yang cacat, induknya tidak lagi mau mendekat. Singkat cerita burung merpati yang jantan hari pertama hanya melihat dari pohon keadaan anaknya tersebut, hari kedua ia melihat dari pohon yang agak jauh dan seterusnya, sampai akhirnya burung merpati jantan itu tidak kembali lagi.
Matias adalah salah seorang dari lima ribu orang yang menyaksikan kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian (1Korintus 15:6). Matias adalah orang yang selalu mengikuti pelayanan Tuhan Yesus dan murid yang lain, itu sebabnya ia dapat menyaksikan kebangkitan Tuhan Yesus. Matias juga tergolong dalam tujuh puluh murid Tuhan. Hal tersebut terlihat dari kriteria yang Petrus berikan pada saat dia mengajukan untuk memilih rasul Tuhan menggantikan posisi Yudas yang mengkhianati Yesus.
Dari sekian banyak orang yang mengikuti pelayanan Tuhan Yesus, seberapa banyak orang yang tetap setia mengikuti-Nya sampai akhir?. Dari dua belas murid Tuhan Yesus masih ada Yudas yang menghianati-Nya. Tetapi kita melihat ada sosok yang pada awalnya tidak pernah disebutkan namanya, yaitu Matias yang tetap setia mengikuti pelayanan Tuhan Yesus bahkan ketika Yesus tidak bersama murid yang lainpun dia tetap setia menyertai pelayanan kesebelas murid Yesus, sampai akhirnya Matias terpilih menjadi rasul Tuhan mengganti Yudas. Tetaplah setia kepada-Nya. DN

KESETIAAN DIUJI KETIKA BADAI KEHIDUPAN DATANG MELANDA

18 Maret 2015 – Taat Ibadah

Baca: I Timotius 6:11-21
“Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.” (I Tim 4:8)

Di arena Olimpiade Paris 1942, Eric Liddell memutuskan sesuatu yang mengejutkan dunia. Eric menolak untuk bertanding di arena lari 100 yard, cabang spesialisasinya, karena pertandingan itu diadakan di hari Minggu. Eric memegang teguh keyakinannya untuk menguduskan hari Minggu sebagai harinya Tuhan. Keputusan Eric mendapat kritikan tajam dari khalayak ramai. Publik menuduhnya tidak patriotik (karena menyebabkan hilangnya kesempatan Skotlandia untuk meraih medali emas). Pangeran Wales sendiri mendesak Eric untuk menghormati raja dan negaranya lebih daripada Tuhan. Namun Eric tetap menolak untuk berlari dalam pertandingan yang telah dijadwalkan baginya, dan memilih untuk bertanding dalam nomor lari 400 yard yang sebenarnya bukan andalannya. Salah satu pelatih Eric menyelipkan kertas kecil sebelum pertandingan lari 400 yard (365,76 meter) dimulai yang berisi kutipan dari 1 Samuel 2:30, “‘Siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati’. Semoga berhasil dan selamat berjuang.” Pelatih itu tidak salah, Eric memenangkan medali emas untuk cabang lari tersebut. Seandainya Eric tidak memenangkan medali emas pada saat itu pun kepatuhannya terhadap perintah Tuhan patut mendapatkan medali emas. Hidup Eric pada tahun-tahun selanjutnya ditandai dengan keputusan-keputusan yang konsisten dengan kepatuhan dan kesetiaan Eric kepada Kristus dengan menjadi seorang Misionaris di China.
Bagaimana dengan Anda? Seringkali kita mempunyai seribu alasan untuk meninggalkan ibadah-ibadah. Pesan Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita, bahwa ibadah itu berguna. Oleh sebab itu Paulus berkata kejarlah ibadah (I Timotius 6:11). Jangan menggantikan ibadah dengan hal-hal yang tidak berguna. SP

JIWA ANDA SEDANG LEMAH, PERGILAH IBADAH

17 Maret 2015 – Don’t Stop!

Baca: Filipi 3:1b-16
“Aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. (Filipi 3:13b-14)”

Pada zaman pemerintahan Elisabeth. Dr. Thomas cooper menerbitkan sebuah kamus dengan tambahan 30 ribu kata. Dr. Cooper telah mengumpulkan materi tersebut selama kira-kira delapan tahun untuk dapat menerbitkannya. Suatu hari, istrinya yang jahat dan tidak menghargai jerih lelah suaminya itu masuk ke dalam perpustakaan suaminya, membakar catatan-catatan suaminya, sebab dia kuatir kalau suaminya itu akan membunuh dirinya sendiri dengan hasil karyanya itu. Ketika Dr. Cooper masuk ke dalam perpustakaan dan berkata, “Siapa prilaku permusnahan itu? Istrinya menjawab: “Tanganku yang jahil ini.” Dengan mengeluh dalam-dalam Dr. Cooper berkata: “Dhinah, oh…Dhinah, engkau telah menjadikan dunia kacau.” Dengan ketekunanya Dr. Cooper menulis kembali dengan memakan waktu delapan Tahun. Maka ia pun mengalami sukses yang besar.
Tantangan-tantangan, kesulitan, menghasilkan peluang berkat yang semakin besar juga. Jangan pernah takut bila tantangan itu datang dalam hidup ini, ketahuilah karena berkat besar juga mengikutinya. Kunci yang perlu Anda pegang untuk membuka waktu-waktu sukar itu adalah jangan pernah berhenti. Kejarlah kesuksesan yang menanti Anda sekalipun beresiko tinggi. RSD

HADAPILAH RESIKO BESAR, SEBAB DIBALIKNYA MENANTI KEUNTUNGAN BESAR

16 Maret 2015 – Sukacita dan Kekuatan

Baca: 1 Tawarikh 16:27
“Keagungan dan semarak ada di hadapan-Nya, kekuatan dan sukacita ada di tempat-Nya.” (1Tawarikh 16:27)

Apakah Anda membutuhkan kekuatan dan sukacita dalam hidup ini? Alkitab memberikan jawaban yang pasti, kebutuhan Anda itu terjawab disini, ‘keagungan dan semarak ada dihadapan-Nya’, sukacita yang penuh, sukacita-sempurna! Ketika Anda memiliki sukacita-Nya, Anda memiliki kekuatan supranatura. Tidak ada sesuatu yang dapat menandingi Anda ketika Anda ada dalam kekuatan dan sukacita Tuhan!
Perhatikan firman hari ini, “Kekuatan dan sukacita ada dalam tempat kudus-Nya”. Terjemahan lain mengatakan, “Dimana Dia hadir” – memang kita tahu Dia hadir dimana-mana! Roh-Nya hidup didalam setiap orang percaya, Roh-Nya tinggal dan bermanifestasi didalam dan melalui hidup orang percaya, Hadirat Allah ada ketika Anda memuji dan menyembah Tuhan, ketika Anda mengucap syukur, ketika Anda bersaat teduh, ketika Anda menginjil, dsb. Hadirat Allah ada ditempat-tempat tersebut. Anda adalah Bait kudusNya. Setiap saat ketika Anda ada dalam situasi dan kondisi yang ‘tidak enak’ – atasilah dengan mulai memuji Tuhan, mengucap syukur, perkatakan kasih setiaNya, kebaikanNya. Dekatkan diri Anda kepadaNya, maka Tuhan akan dekat dengan Anda. Tuhan akan memenuhi Anda dengan sukacitaNya dan kekuatanNya, sebab dalam hadiratNya didapatkan semuanya itu!
Ada banyak hal yang bisa kita syukuri setiap hari. Allah senantiasa menyediakan segala kebutuhan kita. Dengan demikian, mari kita merayakan hari Pengucapan Syukur sepanjang masa. “Bersyukurlah kepada Tuhan, panggillah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa! … Biarlah bersukahati orang-orang yang mencari Tuhan!” (8-10). TL

MENGUCAP SYUKUR MERUPAKAN POLA HIDUP ORANG KRISTEN

15 Maret 2015 – Sadarlah

Baca : 1 Tesalonika 5:1-11
“Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.”(1 Tesalonika 5:6)

Sebuah berita yang mengejutkan terjadi di penghujung tahun 2014 lalu. Pada tanggal 28 Desember 2014, terjadilah sebuah tragedi yang menewaskan banyak orang. Pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 menghilang dan akhirnya ditemukan jatuh di perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Kabar ini sontak menjadi kabar di penghujung tahun yang sangat menyedihkan. Dari tragedi tersebut pun tak sedikit kisah pilu dan menyayat hati. Kejadian ini menimpa tak hanya keluarga penumpang namun juga keluarga dari awak pesawat sekaligus pilotnya.
Kematian adalah suatu realita yang tidak dapat dihindari oleh siapapun. Cepat atau lambat, kematian pasti akan menjemput umat manusia. Kita bisa membuat rencana jauh-jauh hari, ke mana kita akan pergi berlibur tahun yang akan datang, dll. Tetapi kematian bisa menghentikan semua itu. Hari ini mungkin kita masih terlihat segar-bugar, kita masih bersama orang yang kita kasihi, kita masih membuat janji untuk reuni, tetapi apa yang akan terjadi esok hari siapa yang tahu,? Sakit jantung, kecelakaan, terjatuh, dsb, dapat membuat kita meninggalkan dunia dengan begitu cepat.
Rasul Paulus menasehatkan jemaat di Tesalonika, ia menulis, “Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.” (1 Tesalonika 5:6). Secara kiasan mengandung arti “kesiagaan”, “penguasaan diri”, yaitu sadar secara rohani dan menguasai diri seperti halnya seseorang yang tidak minum anggur yang mengandung alkohol. Karena itu, penting untuk selalu siap sedia, sadar akan hari-hari yang kita lewati dan mengisinya dengan hidup yang memuliakan nama Tuhan. LBS

PERGUNAKAN WAKTU SEBAIK-BAIKNYA KARENA KITA TIDAK TAHU KAPAN KITA DIPANGGIL-NYA

14 Maret 2015 – Jangan Berhenti Berkarya

Baca: Yosua 14:6-15
“Pada waktu ini aku masih sama kuat seperti pada waktu aku disuruh Musa; seperti kekuatanku pada waktu itu demikianlah kekuatanku sekarang untuk berperang dan untuk keluar masuk.” (Yosua 14:11)

Pernakah Anda merasa puas akan hasil kerja yang telah Anda capai? Ternyata kepuasan itu adalah hal yang salah. Oliver Cromwell, pemimpin militer dan politikus Inggris mengatakan bahwa ketika Anda merasa Anda telah cukup baik dalam suatu hal, Anda sebenarnya hanya menghibur dan memuaskan diri Anda dengan mengatakan Anda telah mencoba dan berhenti untuk melakukan yang lebih baik. Jika kita belajar dari tokoh-tokoh Alkitab maupun dunia, maka kita akan mempunyai banyak teladan, bahwa usia lanjut tidak membuat mereka berhenti berkarya. Abraham tetap Tuhan pakai, meskipun usianya sudah mencapai 100 tahun, yaitu ketika Ishak lahir. Musa, ketika menginjak usia 80 tahun, Tuhan tetap memerintahkannya untuk menghadap Firaun. Beberapa contoh tokoh dunia lainnya, Michaelangelo, menyelesaikan karya seninya di gereja St. Peter’s pada usia 70 tahun, satu lagi Verdi, Hayden, dan Handel, menciptakan musik setelah usia 70 tahun.
Sebagian orang berpikir bahwa ketika usia sudah menginjak tua, orang sudah tidak dapat berkarya, tetapi contoh diatas mengingatkan kita bahwa Tuhan juga dapat berkarya melalui mereka-mereka yang tua. Seperti halnya Kaleb, ia pun juga masih dapat berperang, sekalipun usianya sudah mencapai 85 tahun. Bahkan semangatnya masih sama ketika ia masih usia 45 tahun.
Apa yang sudah Anda kerjakan? Kita boleh bangga dengan segala keberhasilan yang telah kita capai, tetapi kita tidak boleh berhenti berkarya bagi Tuhan, hanya karena kita telah selesai melakukan sesuatu. Siap berkarya lagi? SP

IA YANG BERHENTI MELAKUKAN LEBIH, MAKA BERHENTI MENJADI LEBIH BAIK. Oliver Cromwell

13 Maret 2015 – Bodoh vs Hikmat

Baca: 1 Korintus 1:18-2:5
“Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat.” (1 Korintus 1:27)

Tahukah Anda, menurut hukum aerodinamika, tawon besar berbulu tidak akan pernah bisa terbang? Sayap-sayapnya terlalu kecil dan lembut dibandingkan dengan tubuhnya yang besar dan padat. Inilah kata kuncinya, tidak ada seorang pun, bahkan orang berhikmat sekalipun yang pernah mengajarkan cara-cara terbang yang spesifik kepada tawon itu. Yang terjadi, adalah sejak bayi tawon itu sudah merasa punya sayap, dan DNA nya berkata, aku bisa terbang, aku bukan mahluk merayap ditanah! Dia tidak pernah sekolah, dia tidak pernah mengambil pelajaran khusus. Tawon kecil itu hanya mengepak-ngepakkan sayapnya, dan kemudian tubuhnya terangkat siap terbang di udara! Sekarang, pernahkah seorang ahli berkata kepada Anda, “Anda tidak akan pernah sembuh! Anda tidak akan pernah dapat melunasi hutang-hutangmu!”
Memang siapapun berhak untuk mengatakan sesuatu kepada Anda. Semua kepintaran dan keahlian datangnya dari Tuhan, patut kita dengar, tapi ada satu suara yang mutlak harus kita dengar yaitu suara Tuhan, keputusan Tuhan. Seorang dokter, ahli medis boleh saja menurut keahliannya mengatakan, “Anda tidak punya harapan hidup lagi!” – Anda boleh percaya atau tidak! Tapi ada satu perkataan yang Anda tidak boleh tidak percaya, yaitu firman kebenaran Tuhan! Itu mutlak Anda harus percaya!
Percayalah kepada Tuhan Yesus, Dia mengatasi orang-orang berhikmat, bahkan firman-Nya hari ini, mengatakan: …yang bodoh bagi dunia dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat! TL

NANTIKAN TUHAN, DIA AKAN MENGERJAKAN SESUATU UNTUK KEPENTINGAN ANDA

12 Maret 2015 – Iman Dan Perbuatan

Baca: Yakobus 2:14-26
“Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?.”(Yakobus 2:20)

Jika Anda adalah orang percaya, maka pasti tidak asing lagi mendengar istilah “ Iman”. Karena iman merupakn hal yang sangat penting dalam kehidupan orang percaya bagaimana dengan “Perbuatan”?. Banyak orang berpendapat bahwa di Perjanjian Lama, orang-orang diselamatkan berdasarkan Perbuatan mereka. Sedangkan di dalam Perjanjian baru manusia diselamatkan oleh Iman. Karena berkaitan dengan karya penyelamatan Kristus di salib
Alkitab memberikan kita pemahaman yang benar tentang Iman dan Perbuatan.. Ada sejumlah ayat di dalam Alkitab yang mengutarakan tentang Iman dan Perbuatan. Bagian yang sering dipersoalkan adalah Yakobus 2:24,”…bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.” dan ini kontradiksi dengan ajaran Paulus dalam Roma 5:1. Pengajaran Yakobus yang kontradisi itu karena yang satu berisian tentang orang percaya yang dibenarkan karena perbuatan dan yang lain karena iman. Bagi Paulus maupun Yakobus memahami hal ini dengan mengacu kepada status manusia yang tadinya berdosa, telah dibenarkan oleh Tuhan. Dan sesungguhnya pengajaran mereka tidaklah bertentangan justru tulisan mereka saling melengkapi dan menguatkan. Tetapi Yakobus menekankan segi perbuatan atau tindakan manusia dalam menerapkan Iman kita.
Sebab sesungguhnya iman dan Perbuatan itu tidak dapat dipisahkan seperti dua sisi uang logam. Keduanya harus berjalan bersamaan. Iman terlihat dari perbuatan.YN

IMAN HARUSLAH DITUNJUKKAN DALAM PERBUATAN NYATA ITULAH IMAN YANG SEJATI ORANG BERIMAN