Tag Archives: Allah

06 Juni 2014 – Rumah Nomor 25

Baca: Markus 1:21-28

“… sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.” (I Yohanes 4:4b)

Dengan penuh kekaguman ibu Yonan berkata kepada saya, “Saya tidak menyangka om, kalau selama ini kuasa Tuhan selalu melindungi saya dan keluarga, tanpa saya sadari.” Kemudian dia bercerita tentang rumah nomor 25, yang adalah rumah dinas di Pabrik Gula yang setelah 1,5 tahun ditempatinya, 2 bulan yang lalu ditinggalkan karena dia harus pindah ke rumah dinas lain yang lebih besar seiring dengan kenaikan jabatan. Apa yang membuatnya heran? Karena beberapa hari lalu, seorang sopir yang bekerja untuk penghuni baru di rumah nomor 25 itu, berkunjung ke rumahnya dan bercerita bahwa ada banyak kuasa gelap yang memberikan gangguan berupa bunyi-bunyian dan penampakan anak-anak kecil yang berlari melintasi rumahnya. Kemudian si sopir bertanya, “Apakah Ibu selama dua tahun menempati rumah itu juga diganggu?”. Kemudian ibu Yonan menjawab bahwa selama dua tahun itu, tidak ada gangguan sama sekali. Si sopir begitu heran karena sebelum dan sesudah ibu Yonan menempati rumah itu, dikeluhkan ada banyak gangguan.
Ada banyak musuh Israel yang berusaha menyerang bangsa pilihan itu dengan berbagai macam mantera dan tenungan (Bilangan 23:22-23), dan kondisi ini tidak disadari oleh bangsa Israel. Namun karena mereka hidup dalam kekudusan firman-Nya, Allah ada di tengah-tengah mereka dan melindungi mereka dari semuanya itu.
Sampai saat ini, iblis tidak pernah berhenti berusaha menyerang dan menjatuhkan kita (1 Petrus 5:8), namun selama kita hidup dalam kekudusan firman-Nya, kita sedang tinggal di tempat teraman di dunia. Percayalah kepada-Nya senantiasa. SW

TERANG ITU BERCAHAYA DI DALAM KEGELAPAN DAN KEGELAPAN ITU TIDAK MENGUASAINYA. Yohanes 1:5

24 Mei 2014 – Galau

Baca: Yeremia 1:1-19
“Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.” (Yeremia 1:5)

Galau. Kalau ditanyakan kepada setiap anak muda, ketika mereka menghadapi masalah khususnya dalam masalah asmara pasti mereka menjawab “saya lagi galau”. Galau yang mereka masud adalah mereka sadang mengalami kebimbangan atau rasa resah atau perasaan yang tidak menentu. Tidak terkecuali anak muda Kristen sering mengucapkan perkataan yang sama, karena hal tersebut sering dialami oleh setiap anak muda.
Dalam pembacaan kita hari ini, penekanan secara khusus dapat kita lihat dalam ayat yang ke lima. Allah jauh sebelumnya sudah mengenal Yeremia, bahkan bukan hanya mengenal Yeremia tetapi Dia telah mempersiapkan Yeremia untuk menjadi seorang nabi Tuhan. ayat ini bukan hanya berlaku bagi Yeremia tetapi ayat ini juga berlaku bagi kita di zaman sekarang ini. kalau kita tahu bahwa Allah jauh sebelumnya mengenal kita, masihkah kita merasa “galau”? mungkin kita merasa “galau” tetapi jangan sampai perasaan tersebut menguasai hidup kita yang membuat hubungan kita dengan Tuhan terganggu.
Galau yang saya maksud dalam renungan kita hari ini adalah GALAU= God Always Listening And Understanding. Kalau kita menyadari bahwa Allah peduli akan hidup kita, maka kita dengan yakin melangkah dan menjalani hidup ini dengan pikiran yang optimis sebab Allah selalu berpihak atas hidup kita. Ketika kita sedang di perhadapkan dengan masalah ketahuilah Allah selalu beserta kita. Selamat menjalani hari ini dengan optimis, Imanuel. DN

PENYERTAAN-NYA SELALU BARU DALAM HIDUPKU, DAN AKU PERCAYA

19 April 2014 – Hari Itu Segera Datang

Baca: 1 Korintus 15:1-11
“Bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci.” (I Korintus 15:4b)

Apakah Anda pernah memikirkan bahwa semua yang terjadi dalam dunia ini ada dalam kendali Allah yang Mahakuasa? Ketika kita merayakan kebangkitan Kristus, kita juga ingat ketika mereka menyalibkan Yesus pada hari-hari sebelumnya. Hari Jumat-nya, adalah hari yang sangat gelap, menakutkan, dan menyakitkan dalam hidup Tuhan Yesus. Begitu menakutkan sampai peluh Tuhan menjadi seperti titik-titik darah bertetesan ketanah (Lukas 22:44). Seolah-oleh musuh Tuhan menang atasNya, namun Allah mempunyai rencana yang lain. Allah menempatkan Kristus dalam kubur hari Jumat, namun pada hari Minggu paginya ceritanya berbalik. Kubur tidak dapat lagi menahan Tuhan! Maut tidak dapat mengikat-Nya! Kuasa kegelapan tidak dapat menghentikan-Nya! Pada hari ketiga, Tuhan bangkit, keluar dari kubur, dan mengatakan, “Aku mati, tetapi sekarang Aku hidup selama-lamanya!”
Satu kebenaran yang kita dapatkan dari kebangkitan-Nya, adalah, bahwa Allah selalu menyelesaikan apa yang telah dimulaiNya! Tidak peduli betapa gelapnya kondisi, tidak peduli betapa lama waktunya, tidak peduli berapa banyak dan berapa berat orang menekan Anda, jikalau Anda berdiri dalam iman, Allah akan menghantar Anda dari “Jumat sampai ke Minggu”Dialah sinar pengharapan kita. Dialah Allah yang menyelesaikan apa yang telah dimulainya didalam diri Anda!
Dialah Allah yang turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi Anda, Karena itu, kuatkan dan teguhkan hatimu, jangan takut, tetaplah bertahan dalam iman kepada Tuhan. TL

UJILAH SEGALA SESUATU PEGANGLAH KEBENARAN DAN JADILAH BIJAKSANA!

08 April 2014 – Kuncinya, Anugrah Allah

Baca: Yakobus 1:17-18
“Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas” (Yakobus 1:17a)

Suatu hari Tuhan bertanya pada Moris Cerullo: “Moris, seandainya engkau Kuberi kesempatan untuk memilih menjadi seperti siapa dalam Alkitab, engkau memilih siapa?” Moris Cerullo menjawab: “Abraham, Tuhan.” “Mengapa Abraham?” Maka pak Morris mulai menceritakan kelebihan-kelebihan nabi besar itu. Lalu Tuhan bertanya : “Moris, jika istrimu diambil seorang pria, apakah engkau relakan?” “Apa?” balas pak Cerullo spontan. “Tidak mungkin, Tuhan. Orang itu harus lebih dahulu melangkahi mayat Moris Cerullo!” “Tapi Abraham membiarkan istrinya diambil Firaun, tanpa pembelaan.” Moris tertunduk. “Kesempatan kedua, Morris,” kata Tuhan. Ia menjawab: “Musa, Tuhan.” “Mengapa Musa?” Cerullo mulai menyampaikan kelebihan-kelebihan Musa. “Moris,” tanya Tuhan, “Seandainya Aku berfirman kepadamu, agar engkau katakan kepada batu itu ‘keluarlah air’ … apakah engkau akan pukul batu itu?” “Oh, tidak perlu. Untuk apa dipukul? Cukup berkata saja.” “Tapi Musa pukul batu untuk kedua kalinya.” Kembali Moris tertunduk. “Moris, sekarang yang terakhir,” kata Tuhan. Moris Cerullo diam agak lama. Lalu dengan suara pelan ia berkata: “Daud, Tuhan.” Dan seperti tadi, beliau mulai mengisahkan kelebihan-kelebihan Daud. Lanjut Tuhan: “Apakah engkau akan mengambil istri orang dan membunuh suaminya?” “Tidak mungkin, Tuhan,” sergahnya. “Engkau telah berkenan memberi aku istri yang cantik dan baik.” Dengan penuh wibawa Tuhan menjawab: “Tapi Daud mengambil Batsyeba dan membunuh suaminya!” Moris Cerullo diam. Tuhan bersabda: “Ingat, Morris, semuanya hanya karena anugrah-Ku !” Jadi, kuncinya, anugrah Allah! GS

JANGAN PERNAH LUPAKAN ANUGRAH DAN BELAS KASIHAN ALLAH

22 Maret 2014 – Tetap Dekat Tuhan

Baca: Mazmur 73:21-24
”Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.” (Mazmur 62:2)

Mazmur 73 ini menceriterakan bagaimana Asaf sempat protes kepada Tuhan untuk keadilan-Nya. Orang-orang yang jahat mendapatkan hidup yang makmur, banyak harta, sehat, dan seolah-olah tidak ada kesulitan hidup. Tetapi ia yang hidup setia dan taat kepada Tuhan, hidupnya dipenuhi dengan kesulitan. Hatinya menjadi pahit dan berbagai penyakit pun menghampiri dia. Sampai ia masuk dalam tempat kudus Allah, baru dia sadar bahwa mereka berada pada tempat-tempat licin yang setiap saat dapat menghancurkan hidup mereka.
Kehidupan manusia bukan hanya sampai kepada keberhasilan secara ekonomi. Lebih dari itu, ada hal-hal yang lebih perlu dipedulikan. Yaitu hidup yang takut akan Allah. Mereka yang tidak takut akan Allah, sekali jatuh tidak akan bangun lagi dan kematian kekal akan mengiringinya. Inilah yang harus dipahami oleh orang-orang beriman.
Hidup dekat dengan Tuhan akan membawa ketenteraman dan damai sejahtera. Ini luar biasa. Damai sejahtera ialah kondisi hati kita yang tetap tenang, meskipun pada kenyataannya kita harus bergumul dengan kehidupan ini. Damai sejahtera memberi kita kekuatan untuk mengatasi berbagai macam masalah kehidupan. Ibarat seekor burung yang bernyanyi riang, sementara suara gemuruh ombak dan gelombang ada di sekelilingnya.
Adakah hati Anda saat ini gelisah dan penuh pergumulan? Datanglah dekat pada Tuhan dan Ia akan memberikan ketenangan kepada Anda. RDM

TETAPLAH DEKAT PADA TUHAN, APAPUN YANG TERJADI DALAM HIDUP SAUDARA

17 Maret 2014 – Mulitiplication Business

Baca: Kejadian 17:2
Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak.” (Kejadian 17:2)

Pernahkah Anda mengikat perjanjian dengan kecoa? Atau Anda mengikat perjanjian dengan kabel? Kedengarannya aneh bukan, namun itulah yang dikerjakan ketika Allah mengikat perjanjian dengan Abram! Dengan perkataan lain, Allah Sang Pencipta mengikat perjanjian dengan ‘ciptaan-Nya’, sungguh Allah ‘merendahkan-diri’ sedemikian rendah, sampai Allah mau ‘kontrak-kerja’ dengan Abram! Kedua “, ….dan Aku akan membuat engkau sangat banyak” dalam KJV, “….. and will multiply thee exceedingly.
Bisnis Allah adalah multiplikasi. Tidak peduli apa kebutuhan Anda saat ini, Allah ingin memultiplikasi kemampuan Anda untuk memenuhi kebutuhan tersebut! Beberapa contoh dibawah ini, adalah bisnis Allah adalah mulitiplikasi. Dalam Perjanjian Lama dikisahkan Allah hanya memakai empat orang kusta untuk memporak-porandakan ribuan tentara musuh. (2 Raja 7). Demikian juga Allah melipat-gandakan “Tepung dan minyak” janda Sarfat (I Raja 17); “Minyak seorang janda” (2 Raja 4:1-7); Peristiwa ‘Air menjadi anggur’ dalam pesta nikah di Kana (Yohanes 2); “Lima roti dan dua ikan untuk 5000 orang” (Yohanes 6:1-15).
Allah dapat membuat Anda terlihat lebih besar dari yang sebenarnya. Dia bisa membuat Anda terlihat lebih kuat. Dia bisa memperbesar pengaruh Anda, kekuatan Anda, bakat Anda. Dia bisa melipatgandakan pendapatan Anda atau apa pun yang Anda butuhkan! Anda tidak perlu bertanya, “Bagaimana cara-Nya!” Yang harus Anda lakukan adalah “Percaya saja kepada-Nya.” Dia akan memberkati Anda melebihi impian Anda spektakuler sekalipun. TL

BAGI MANUSIA MUSTAHIL, TIDAK BAGI ALLAH

24 Februari 2014 – Kekuatan Disaat Mengecewakan

Baca: Habakuk 3:1-19
“ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku.” (Habakuk 3:19)

Ketika seseorang diperhadapkan dengan realita hidup yang semuanya mengecewakan, bagaimana ia dapat menghadapinya? Ketidakadilan terjadi, penindasan merajarela dan Anda tinggal seorang diri menghadapinya, ironisnya Anda menyangka, Tuhan seolah-olah membiarkan terjadi, tidak ada keadilan-Nya.
Melalui doa Habakuk yang dinyanyikan dalam nyanyian ratapan merefleksikan kekuatan Allahnya melebihi situasi dan keadaan di sekelilingnya yang mengecewakan. Imannya tidak berubah dan ia tetap mempercayai Allahnya sebagai sumber kekuatan dikala semuanya tidak sesuai harapan. Terbukti dalam doa Habakuk, “Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon bakung tidak berbuah hasil pohon zaitun mengecewakan sekalipun ladang-ladang tak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkanku.” (ayat 17-18). Bila keadaan di sekeliling Anda tidak mengenakan, belajarlah dari perkataan Habakuk, “Aku akan bersorak-sorak di dalam Tuhan, karena Dia, Allah yang dapat dipercayai.” Keyakinannya membuktikan bahwasannya Allah akan tetap bersamanya dan memberikan kekuatan untuk melewatinya.
Kendati realita kehidupan mengecewakan Anda, masihkah Anda tetap mempercayai Tuhan Allah? Tidak perlu tawar hati, berputus asa atau menangisi diri Anda. Sesungguhnya Allah memperhatikan penderitaan Anda dan membuat Anda bersorak-sorak dan bersukacita. Sebab dari pada-Nya datang keselamatan. Berharaplah kepada Allah sumber kekuatan Anda. YN

BILA SEMUA NAMPAK MENGECEWAKAN, PERCAYALAH ALLAH SUMBER KEKUATAN YANG SEJATI

11 Januari 2014 – Allah Melipatgandakan Anda

Baca: Kejadian 17:1-2
“Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak.” (Kejadian 17:2)

Ada tipe-tipe orang yang pemberiannya tidak pernah tanggung-tanggung; apapun yang dia lakukan untuk orang lain selalu dikerjakan dengan sepenuh hati, bahkan tidak tanggung-tanggung, sebab dia memberi yang terbaik untuk siapa saja. Tuhan yang kita sembah di dalam Yesus Kristus adalah pribadi yang sedemikian, bahkan jauh lebih luar biasa, sebab Dia sang Pencipta umat manusia. Pernahkah Anda menghitung berkat-berkat yang diperoleh Abraham, pribadi yang ketaatannya luar biasa kepada Allah-nya?
Dalam Kejadian 24:1, kita membaca bahwa “TUHAN memberkati Abraham dalam segala hal.” Luar biasa! Bermula, nama Abram pun diubah, tetapi bukan karena keinginan yang tiba-tiba. Tuhanlah yang mengubahnya. Pada zaman Alkitab, Allah kerap kali mengubah nama orang untuk menunjukkan apa yang akan diperbuat-Nya melalui orang tersebut. Nama Abram (yang artinya “bapa yang agung”) diubah menjadi Abraham (“bapa orang banyak”) karena Allah telah mengucapkan janji untuk menjadikannya bapa segala bangsa.
Riwayat hidup singkat Abraham selama 175 tahun (11:29-25:8) menyatakan berkat demi berkat yang terjalin melalui semua kesengsaraan, ujian, bahkan melalui kegagalan hidupnya. Ia menerima pimpinan (12:1), janji atas tanah pusaka (13:14), kekayaan besar (13:2), sukses dalam pertempuran (14:16), perjanjian kekal dari Allah untuk menjadi Allahnya (17;7), seorang ahli waris pada usia 100 tahun (21:2), perlindungan untuk keluarganya (19:16; 20:2-8). Ini baru sebagian kecil. Masih banyak lagi yang terjadi. Anda rindu mengalami multiplikasi? Teruslah setia kepada-Nya, maka berkat Abraham akan mengikuti Anda. TL

BISNIS ALLAH ADALAH MULTIPLICATION-BUSINESS