Tag Archives: hikmat

25 Maret 2015 – Air Yang Dalam

Baca: Amsal 20:1-10
“Rancangan di dalam hati manusia itu seperti air yang dalam, tetapi orang yang pandai tahu menimbanya.” (Amsal 20:5)

“Isi hati orang ibarat air sumur yang dalam; tapi bisa ditimba oleh orang yang punya pengertian.” (BIS Ams 20:5)
Menarik sekali pesan ayat ini, “air sumur yang dalam; tapi bisa ditimba oleh orang yang punya pengertian.” Jika Anda bijaksana, Anda akan mempertimbangkan akibat-akibat keputusan dan tindakan Anda. Anda akan bertanya, “Bagaimana setelah ini?” Mengkonsumsi minuman keras (1) berakibat tidak menyenangkan, dan orang yang memulai masalah (2) bisa membuat bahaya. Lebih baik mencegah masalah sejak awal (3). Anda telah dilengkapi dengan segala sesuatu yang Anda butuhkan untuk menggenapi panggilan hidup Anda. Apapun yang Anda butuhkan sudah ada didalam kehidupan Anda – seperti air sumur yang dalam (BIS) sudah tersedia didalam “kedalaman air sumur.”
Anda dapat menaikkan kepermukaan segala bakat, kapasitas, talenta yang tersembunyi ketika Anda merendahkan diri dihadapan Tuhan, ketika Anda tunduk kepada firman-Nya. Itulah yang akan membuat Anda menjadi ‘orang yang punya pengertian.’ Amsal juga mengatakan kepada kita, bahwa orang yang berpengertian menyukai hikmat. Orang yang berpengertian berwatak. Mereka tidak berbuat cemar, mereka berjalan lurus, menahan perkataan, berkepala dingin suka menegakkan hukum (Amsal 10:23; 15:21; 17:27; 28:2).
Jangan tinggal diam dipermukaan saja, gali lebih dalam sumber daya yang telah Allah sediakan dalam hidup Anda. Ketika Anda mentaati firman Allah, tujuan Allah menjadi semakin nyata dalam hidup Anda. Penyediaan Allah terus ditambah-tambah, tuntunan-Nya semakin jelas membawa Anda kepada impian Anda selama ini. TL

TIDUR PENTING BAGI KESEHATAN, TETAPI TERLALU BANYAK TIDUR MENGAKIBATKAN KEMISKINAN (4, 13)

13 Maret 2015 – Bodoh vs Hikmat

Baca: 1 Korintus 1:18-2:5
“Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat.” (1 Korintus 1:27)

Tahukah Anda, menurut hukum aerodinamika, tawon besar berbulu tidak akan pernah bisa terbang? Sayap-sayapnya terlalu kecil dan lembut dibandingkan dengan tubuhnya yang besar dan padat. Inilah kata kuncinya, tidak ada seorang pun, bahkan orang berhikmat sekalipun yang pernah mengajarkan cara-cara terbang yang spesifik kepada tawon itu. Yang terjadi, adalah sejak bayi tawon itu sudah merasa punya sayap, dan DNA nya berkata, aku bisa terbang, aku bukan mahluk merayap ditanah! Dia tidak pernah sekolah, dia tidak pernah mengambil pelajaran khusus. Tawon kecil itu hanya mengepak-ngepakkan sayapnya, dan kemudian tubuhnya terangkat siap terbang di udara! Sekarang, pernahkah seorang ahli berkata kepada Anda, “Anda tidak akan pernah sembuh! Anda tidak akan pernah dapat melunasi hutang-hutangmu!”
Memang siapapun berhak untuk mengatakan sesuatu kepada Anda. Semua kepintaran dan keahlian datangnya dari Tuhan, patut kita dengar, tapi ada satu suara yang mutlak harus kita dengar yaitu suara Tuhan, keputusan Tuhan. Seorang dokter, ahli medis boleh saja menurut keahliannya mengatakan, “Anda tidak punya harapan hidup lagi!” – Anda boleh percaya atau tidak! Tapi ada satu perkataan yang Anda tidak boleh tidak percaya, yaitu firman kebenaran Tuhan! Itu mutlak Anda harus percaya!
Percayalah kepada Tuhan Yesus, Dia mengatasi orang-orang berhikmat, bahkan firman-Nya hari ini, mengatakan: …yang bodoh bagi dunia dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat! TL

NANTIKAN TUHAN, DIA AKAN MENGERJAKAN SESUATU UNTUK KEPENTINGAN ANDA

07 Maret 2015 – Perencanaan

Baca: Lukas 14:28-35
“Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?” (Lukas 14:28)

Ada beberapa orang yang menggangap tidak penting membuat sebuah rencana dalam hidup ini. “Mengalir saja dalam hidup ini.” Begitu kira-kira yang seringkali mereka ungkapkan. Orang Kristen pun kadang-kadang juga berkata, “Mengalir saja menurut kehendak Tuhan.” Dengan perkataan yang sepertinya rohani inilah kadangkala orang percaya terjebak menjalani hidup ini tanpa sebuah perencanaan yang matang. Jika kita mempunyai tujuan hidup yang sungguh-sungguh, tentu kita akan membuat sebuah perencanaan. Bagaimana jika apa yang kita rencanakan itu kemudian gagal dan yang terjadi tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan? Kadangkala melalui kegagalan, kesalahan dan harapan yang berbeda dengan apa yang kita mau itulah, kemudian kita menemukan kehendak Tuhan.
Bagaimana pun merencanakan sebuah kehidupan adalah Alkitabiah. Perhatikan ilustrasi yang Tuhan ajarkan tentang sebuah perencanaan? “Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?.. Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan sepuluh ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan dua puluh ribu orang? “ (Lukas 14:2; 31).
Mulailah membuat sebuah perencanaan sebelum melakukan segala sesuatu, atau perencanaan hidup Anda dengan meminta hikmat Tuhan. SP

PERENCANAAN MEMBANTU KITA MENGUASAI DIRI UNTUK HIDUP TERTIB

02 Februari 2015 – Hikmat Bukan Pengetahuan

Baca: 1 Korintus 1:18-2:5
“Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat.” (1Korintus 1:27)

Tahukah Anda bahwa menurut hukum grafitasi, lebah seharusnya tidak bisa terbang? Lebar sayap terlalu kecil untuk ukuran tubuhnya. Tidak mungkin sayap yang kecil itu mengangkat tubuh yang cukup besar dan berat. Tapi nyatanya lebah itu dapat terbang, tidak ada yang memberitahukan kepada lebah tentang hal itu, termasuk para ahli-ahli binatang dan ahli aerodinamika. Namun bagi lebah tidak menjadi masalah, dia hanya sadar bahwa dirinya mempunyai sayap, dia sadar bahwa dirinya dapat terbang, dia sadar bahwa dia bukan binatang ‘merayap’. Lebah kecil mulai melakukan hal-hal yang alami bagi dirinya sendiri, ia mulai mengepak-ngepak sayapnya, kemudian tanpa pikir panjang ia mulai terangkat dan mulai lepas landas dan akhirnya mampu terbang keudara, oh betapa menyenangkan kata lebah itu! Lebah itu mengatasi ilmu aerodinamika.
Apakah hari hari ini seorang dokter atau ahli-ahli medis mengatakan bahwa Anda tidak bisa sembuh? Anda tidak akan pernah keluar dari hutang? Memang para medis diberi karunia Allah untuk menjadi dokter, para ahli-ahli mendapat karunia dari Allah untuk menganalisa sesuatu hal dengan tepat. Tetapi ketahuilah keputusan final ada di dalam Allah Yang Mahakuasa.
Dia tidak pernah membuat umat-Nya susah, putus asa dan melarat. Dia menjamin masa depan kita, sebab Tuhan mempunyai rancangan yang penuh dengan damai sejahtera mengenai kita (Yeremia 29:11). “Jika Anda kekurangan pengetahuan, pergilah kesekolah. Jika anda kekurangan hikmat, berlututlah! Pengetahuan itu bukan hikmat. Hikmat adalah penggunaan pengetahuan secara tepat.” (Vance Havner). TL

SADARLAH, BAHWA ALLAH MENYERTAI ANDA, IA LUAR BIASA DAN MAMPU MEMBUAT HAL-HAL MUSTAHIL

30 Desember 2014 – Firman Vs Hikmat

Baca: 1 Raja-raja 3:16-28
Kata raja: “Penggallah anak yang hidup itu menjadi dua dan berikanlah setengah kepada yang satu dan yang setengah lagi kepada yang lain.” (1 Raja-raja 3:25)

Pada tahun 1995, seorang bernama Robert Harlan divonis bersalah dalam kasus pemerkosaan dan pembunuhan secara keji terhadap seorang pelayan bar.  Dia dihukum mati. Namun lebih dari sepuluh tahun kemudian, Kejaksaan Agung Colorado mencoret hukuman mati dari daftar alternatif hukuman seorang narapidana.  Yang menarik adalah bahwa alasan pencabutan aturan ini ternyata sama sekali tidak ada hubungannya dengan bukti-bukti baru atau kesalahan analisa DNA.  Pengadilan mendengar bahwa beberapa juri yang memutuskan perkara tersebut mengaku bahwa mereka membaca dan menyelidiki Alkitab selama mereka menggumulkan kasus tersebut.  Para juri tersebut memfokuskan penyelidikan Alkitab mereka pada ayat-ayat yang berhubungan dengan prinsip keadilan, seperti konsep “mata ganti mata”.  Dengan tuduhan negatif mencari dukungan Alkitab untuk mencari apa yang Tuhan katakan mengenai hukuman mati, pengadilan memproklamirkan bahwa “Alkitab adalah penghalang bagi para juri untuk memikirkan perkara tersebut dengan pemikiran mereka sendiri.”  Pengadilan memutuskan bahwa Alkitab dilarang untuk digunakan sebagai pertimbangan benar salah! Sementara itu siapa pun boleh mencari pertimbangan apa pun dari materi yang lain.
Seperti pengadilan mencari keputusan dengan menyelidiki Alkitab demikian Salomo diawal pemerintahannya meminta hikmat Tuhan. Hal hasil Tuhan memberikan dengan memutuskan dengan benar perkara perseturuan dua perempuan yang memperebutkan seorang anak. Jadi di zaman sekarang ini kemana kita mencari hikmat Tuhan tentunya dengan membaca Alkitab dan merenungkannya. Sebab itu sumber hikmat. HR

SUMBER HIKMAT ADALAH FIRMAN ALLAH

08 Agustus 2014 – Maksimalkan Waktumu

Baca: Mazmur 90:10-12
“Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.” (Mazmur 90:12).
 
Beberapa tahun lalu, di Brazil diedarkan sebuah angket kepada ribuan responden dan salah satu pertanyaannya adalah “Hal apakah yang paling Anda sesali dalam hidup Anda?”  Mengejutkan, 72% responden menjawab bahwa hal yang paling membuat mereka menyesal adalah karena di masa lalu, mereka tidak menggunakan waktunya dengan baik. Sayang tidak ada mesin waktu. Seandainya ada, maka akan ada banyak orang yang mau kembali ke masa lalunya untuk memperbaiki pola hidup yang tidak memaksimalkan waktu mereka. William Barclay berkata ada tiga hal yang tidak bisa kembali yaitu perkataan yang keluar dari mulut kita, anak panah yang telah dilepaskan dan terakhir, waktu yang telah kita lewati.
Melihat fakta ini, maka kita perlu meneladani Musa yang bahkan sampai berdoa kepada Allah, minta hikmat dan kebijaksanaan, agar bisa menggunakan waktu yang dia miliki dengan baik. Rasul Paulus menasihatkan, “… pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat” (Efesus 5:16). Artinya, kegagalan kita menggunakan waktu dengan baik saat ini, akan membuat kita masuk ke dalam sebuah jerat kesusahan dan penyesalan di kemudian hari.
Tiba saatnya kita harus mulai mengatur waktu kita dengan baik sambil minta pimpinan Tuhan. Karena kualitas hidup kita saat ini, ditentukan oleh cara kita menggunakan waktu di masa lalu. Kualitas masa depan kita, ditentukan oleh bagaimana kita menggunakan waktu saat ini. Dan kualitas upah kita di sorga, ditentukan oleh bagaimana kita menggunakan waktu ketika hidup. SW

WAKTU JUGA ADALAH ANUGERAH. JANGAN SIA-SIAKAN

15 Juli 2014 – Prosedur Standar

Baca: Matius 8:23-27
“Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah,..” ( Yakobus 1:5a)

 “Bruaaaaakkk …”, demikian suara yang sangat keras terdengar ketika sebuah mobil menabrak bemper bagian belakang mobil saya. Saat itu saya sedang sendirian dalam perjalanan ke luar kota untuk suatu urusan. Suara dan hentakan yang ditimbulkan sangat keras sehingga boneka anak saya di atas dashboard terlempar serta uang receh di sebuah kotak berhamburan ke mana-mana. Saya pun segera menepi dan menghentikan mobil saya. Ini adalah sebuah contoh kecil dari banyak peristiwa-peristiwa lain yang tidak menyenangkan, yang kadang kita alami dan seringkali datangnya begitu cepat dan tidak terduga. Pertanyaannya adalah, dalam situasi yang seperti ini, apa yang harus  kita lakukan? Ini tidak mudah. Beberapa orang seringkali merespon dengan sangat emosional, marah-marah, dan bersikeras meminta ganti rugi. Apalagi kalau dia tahu bahwa dia ada di posisi yang benar.
Sebagai anak Tuhan, kita tentunya harus mempunyai respon yang tepat, yang tidak menyimpang dari kebenaran dan tidak lepas kendali. Murid-murid juga pernah mengalami situasi yang sama. “Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut …” (24a). Dan untunglah murid-murid segera berseru kepada Yesus dan minta pertolongan, sehingga situasi dapat segera terkuasai. Rasul Yakobus mengatakan bahwa salah satu hal yang kita minta dalam situasi “kurang hikmat” itu adalah dengan meminta hikmat dari Tuhan (Yakobus 1:5a) dan Tuhan akan berikan hikmat itu (5b).
Marilah kita menjadikan ini menjadi prosedur standar kita, ketika terjadi hal-hal yang tidak terduga, maka respon pertama adalah berseru kepada Tuhan minta hikmat. Anda pasti akan kagum dengan pimpinan-Nya. SW

PROSEDUR STANDAR SANGAT PERLU UNTUK MENUNTUN LANGKAH KITA SAAT TERASA GELAP

02 Mei 2014 – Agama vs Adat

Baca: 2 Raja-raja 17:24-33
“Mereka berbakti kepada TUHAN, tetapi dalam pada itu mereka beribadah kepada allah mereka sesuai dengan adat bangsa-bangsa yang dari antaranya mereka diangkut tertawan.” (2 Raja-raja 17:33)

Kita adalah orang yang berbahagia, karena kita adalah orang yang mandapatkan anugerah keselamatan yang datangnya dari Tuhan Yesus. Dalam kita mengiring Tuhan, ada banyak hal yang terjadi dalam kehidupan kita, dalam setiap tantangan dan persoalan kita diperhadapkan dengan setiap keputusan. Setiap keputusan yang kita ambil akan menentukan akibat, entah itu baik atau buruk, tergantung keputusan yang kita ambil.
Mungkin saat ini anda sedang menghadapi persoalan dan harus mengambil suatu keputusan yang sulit. Apapun keputusan yang kita ambil pasti ada resiko, entah itu menyangkut kedudukan bahkan mungkin nyawa kita. Kita adalah orang yang hidup di dalam Tuhan dan Roh Kudus dalam kehidupan kita. Libatkan Tuhan dalam setiap keputusan kita, minta hikmat dari Tuhan, supaya jangan sampai kita salah di dalam mengambil keputusan.
Ada begitu banyak orang yang sudah menjadi pengikut Tuhan diperhadapkan dengan keputusan secara khusus dalam hal ada-istadat yang setiap daerah pasti miliki. Bagaimana sikap kita dalam mengambil keputusan kalau ada adat dalam keluarga kita yang bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan? Pasti jawabannya kita akan mengikuti apa yang dikatakan oleh firman Tuhan. Pada kenyataannya ada anak-anak Tuhan yang tidak menjadi berkat ketika dia berpegang pada firman Tuhan. Pilihan itu tidak salah, tetapi kita perlu hikmat Tuhan, supaya kita tidak mengikuti adat yang menentang firman Tuhan, tetapi kita sebagai anak Tuhan tetap bisa menjadi berkat. Ambilah setiap keputusan dengan mengandalkan hikmat Tuhan. DN

HIKMAT DATANGNYA DARI TUHAN, NEKAD DATANGNYA DARI MANUSIA

16 April 2014 – Semangat dan Smart

Baca: Yohanes 13:31-38
“Simon Petrus berkata kepada Yesus: “Tuhan, ke manakah Engkau pergi?” Jawab Yesus: “Ke tempat Aku pergi, engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang, tetapi kelak engkau akan mengikuti Aku.” (Yohanes 13:36)

Semangat! Adalah sebuah kata yang dapat memotivasi kita ketika lemah, capek dan bahkan dalam kondisi yang membosankan. Semangat bukan saja dapat memotivasi diri sendiri, tetapi juga dapat mempengaruhi orang-orang yang ada di sekeliling kita. Tetapi apakah hanya perlu semangat dalam menghadapi hidup? Apakah cukup semangat dalam menjalani sebuah keputusan? Tentu tidak cukup hanya semangat, tetapi juga perlu smart. Semangat saja akan dapat membuat kecerobohan dalam hidup kita. Untuk itu, kita perlu kecerdasan dan hikmat Tuhan dalam mendampingi hidup yang bersemangat.
Petrus, adalah salah satu murid Yesus yang mempunyai tekad yang besar. Alkitab mencatat Petrus cepat sekali merespons pernyataan-pernyataan Yesus, di banding murid-murid yang lain. Ketika Yesus mulai menyingung soal kepergian-Nya (Yohanes. 13:33), Petrus merespons pernyataan Yesus (ay. 36-38). Petrus bersemangat, namun ia tidak mencerna pernyataan Yesus. “Ke tempat Aku pergi, Petrus, engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang, tetapi kelak engkau akan mengikuti Aku.” Ternyata dengan jawaban ini, Petrus tidak puas. Petrus memang mempunyai tekad yang besar, tetapi ia belum mempunyai pengenalan yang benar. Ketika hal itu dipaksakannya, maka yang terjadi adalah ia menyangkal Yesus tiga kali.
Pernyataan Petrus itu menggambarkan orang Kristen yang terlalu mudah mengeluarkan tekad, sebelum tahu arti semuanya. Betapa pentingnya kita memiliki tekad, tetapi jika asal bertekad, maka tidak akan menghasilkan sesuatu yang baik. SP

TEKAD DAN SEMANGAT ADALAH MANUSIAWI KITA, KITA PERLU DISERTAI HIKMAT YANG ILLAHI

GM 7 Okt 2012 – Air Segar yang Mengalir

Baca: Amsal 18:1-10
“Perkataan mulut orang adalah seperti air yang dalam, tetapi sumber hikmat adalah seperti batang air yang mengalir.” (Amsal 18:4)

Di dunia ini banyak orang yang kesepian. Mereka mengalami ‘luka hati, ditinggalkan, dikecewakan, dan sakit fisik. Sebagai orang percaya, Tuhan telah memberikan kepada kita kemampuan untuk ‘memulihkan’ mereka. Terjemahan Bahasa Indonesia Sehari-hari ”Perkataan orang dapat merupakan sumber kebijaksanaan, dalam seperti samudra, segar seperti air yang mengalir.” Itulah kemampuan yang Anda miliki.
Melalui perkataan, kita bisa menyembuhkan seseorang. Kita bisa menasehati, menghibur, mendorong, dan sebagainya. Kata-kata segar yang keluar dari mulut Anda memutuskan rantai depresi, rantai mengasihi diri sendiri, dan membebaskan orang dari keterpurukannya. Bahkan ketika Anda memulihkan orang lain, kuasa yang sama juga akan menguatkan diri Anda sendiri!
Hari ini, ucapkan kata-kata yang positif yang memberi kehidupan kepada orang lain. Manusia mempunyai masalah dengan mulut. Penulis kitab Amsal berkata, “Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya, siapa yang lebar bibir, akan ditimpa kebinasaan (13:3). “Bibir orang bebal menimbulkan perbantahan, dan mulutnya berseru meminta pukulan” (18:6).
Betapa banyak kesulitan yang dapat dicegah jika kita mau belajar mengendalikan lidah kita! Dan betapa banyak sakit hati dapat dicegah jika kita mau menjaga perkatan kita! Apakah Anda memiliki masalah yang berkaitan dengan lidah Anda? Mintalah pertolongan Tuhan. Berpikirlah sebelum Anda membuka mulut. Belajarlah untuk lebih sedikit berbicara. TL
PIKIRKAN APA YANG ANDA MAU KATAKAN ATAU ANDA MENGATAKAN YANG TAK MASUK PIKIRAN