Tag Archives: jalan

10 April 2015 – Selalu Ada Jalan

Baca: Keluaran 14:15-31
“Demikianlah orang Israel berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka.” (Keluaran 14:22)

Di tengah-tengah para ilmuwan dan para penemu-penemu alat-alat yang penting bagi dunia, yang cenderung Atheis, ternyata masih ada seseorang yang yang begitu taat berdoa. Dia adalah Samuel Morse. Tahukah Anda siapa Samuel Morse? Suatu saat ketika ia ditanya apakah pernah berhadapan dengan situasi di mana ia sama sekali tidak tahu apa yang harus diperbuat, dia menjawab: “Ya, aku pernah berhadapan dengan situasi seperti itu, dan bukan hanya sekali. Dan jika saya tak dapat melihat jalan atau jawaban secara jelas, saya akan berlutut dan berdoa memohon terang, pengertian dan jalan dari Tuhan.” Siapakah Samuel Morse? Dia adalah penemu telegraf. Morse menerima banyak penghargaan oleh karena penemuan-penemuannya di bidang telegraf.
Di puncak kesuksesan Samuel Morse ternyata terdapat sebuah kisah yang begitu indah. Bahwa disaat semua jalan pemikirannya buntu ia datang kepada Tuhan dan berdoa. Hal ini mengingatkan kita akan kisah bangsa Israel yang dipimpin Musa dalam perjalanannya ke tanah Kanaan menemui jalan buntu, karena di depan mereka terdapat Laut. Sementara dibelakang mereka ada Firaun dan prajuritnya yang sedang mendekat hendak membunuh orang Israel. Pada waktu itu seolah-olah tidak ada jalan. Tetapi oleh penyertaan Tuhan melalui Musa, Tuhan membelah laut Teberau melalui tongkat Musa membuat jalan bagi mereka.
Hari-hari ini Anda sedang mengalami kebuntuan dalam persoalan Anda? Belajarlah dari Samuel Morse dengan datang dan berlutut dihadapan Tuhan. Belajarlah dari pengalaman bangsa Israel, bahwa ketika Tuhan menyertai akan selalu ada jalan keluar dari setiap masalah. Percayalah! SP

SELALU ADA JALAN DI DALAM TUHAN, BAGIAN ANDA HANYA BERSERAH DAN PERCAYA KEPADA TUHAN

19 Januari 2015 – Siklus Kupu-kupu

Baca: II Korintus 11:21b-33
“Jika aku harus bermegah, maka aku akan bermegah atas kelemahanku.” (II Korintus 11:30)

Ketika masih kecil di halaman rumah saya ada beberapa tanaman bunga. Ketika bunga-bunga mulai bermekaran, maka kupu-kupu akan mulai datang menghinggapi bunga tersebut. Berbicara tentang kupu-kupu, kupu-kupu adalah salah satu contoh hewan yang mengalami siklus cukup panjang di hidupnya. Dari telur, ia menetas sebagai ulat. Setelah beberapa saat, ia membungkus dirinya sebagai kepompong. Dan, pada waktunya ia menjadi seekor kupu-kupu yang bisa terbang. Uniknya, bila salah satu saja dari tahapan ini tidak dilewati dengan baik, maka ia akan gagal menjadi kupu-kupu dan bahkan mati. Sebuah tahapan proses yang panjang untuk menghasilkan sesuatu yang indah.
Saya menggambarkan proses terjadinya orang percaya di dunia sekarang ini tidak dapat dipisahkan dengan peran penginjilan Paulus. Melalui surat kepada jemaat di Korintus, kita dapat mengetahui proses perjalanan Paulus dalam memenangkan jiwa. Secara tidak langsung memang bukan Paulus yang telah memenangkan kita, namun jika ditelusuri, Pauluslah yang berperan penting hingga Injil sampai kepada kita. Bayangkan jika Paulus, menolak menderita. Apa yang terjadi jika Paulus menyerah dan berhenti memberitakan Injil, ketika banyak halangan pada waktu itu. Namun, semuanya itu bagian dari siklus perjalanan Paulus yang diijinkan Tuhan, hingga saat ini kita dapat menerima keselamatan. Semuanya menjadi indah bukan?
Sahabat Gandoem Mas, ada saatnya kita harus melewati rintangan-rintangan di dalam hidup kita, tetapi mari terus maju hingga maksud Tuhan terjadi di dalam hidup kita. Bukankah semuanya indah pada waktunya? Teruslah bersemangat. SP

JALAN TUHAN TIDAK SELALU LURUS, TETAPI RENCANA TUHAN PASTI AKAN TERJADI