Tag Archives: masalah

05 September 2014 – Bertumbuh Lewat Kesulitan

Baca: 1 Petrus 1:3-12
“Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.” (1 Petrus 1:7)

Surat Petrus yang pertama ditujukan kepada umat kristiani yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil, dan Bitinia (ayat 1). Mereka tengah mengalami tekanan dan penganiayaan hebat akibat iman mereka. Namun, Petrus mengingatkan mereka untuk tetap gembira walau harus menanggung semua kesulitan itu (ayat 6). Nasihat ini juga berlaku bagi kita yang mengalami tekanan hidup. Tetaplah bergembira. Pandanglah pencobaan sebagai sarana untuk “membuktikan”kemurnian iman kita.

Satu hal penting kita ketahui, bahwa Allah tidak akan membebaskan kita orang percaya dari kesulitan dan masalah. Allah tidak meluputkan kita dari tantangan-tantangan. Jikalau sekiranya Dia lakukan hal itu maka kita tidak akan bertumbuh. Alkitab mengatakan bahwa ‘iman diuji oleh api’. Ketika Anda sedang dalam hari yang sulit, itulah saatnya iman Anda bersinar. Setiap orang percaya bisa saja kehilangan semangat, menjadi negatip, marah, bahkan komplein kepada Tuhan. Namun jikalau Anda ingin mengatasi ujian yang sedang dihadapi, jikalau Anda menghendaki Allah membawa Anda ketingkat yang lebih tinggi, Anda tidak bisa mengabaikan tantangan yang dihadapi. Anda harus menang dan menjadi pahlawan iman. Katakan seperti rasul Paulus, “Segala perkara dapat kutanggung didalam Dia yang member kekuatan kepdaku” (Filipi 4:13). TL

IMAN SEPERTI CINTA, TERUJI PADA SAAT YANG SULIT

17 Juli 2014 – “Masalah” Sahabat Hidup

Baca: Kisah Para Rasul 16:19-40
“Tetapi kira-kira tengah malam Paulus dan Silas berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah dan orang-orang hukuman lain mendengarkan mereka.” (Kisah Para Rasul 16:25)

Bagi seekor burung rajawali, satu-satunya hambatan untuk terbang lebih cepat dan nyaman adalah udara. Tetapi jika udara itu diambil dan burung tersebut dibiarkan terbang dalam kehampaan tanpa udara, burung rajawali itu segera jatuh ke tanah dan tidak dapat terbang sama sekali. Hambatan utama yang harus diatasi oleh sebuah perahu bermotor adalah air yang menyentuh baling-baling perahu. Tetapi jika tidak ada air sebagai penahan, perahu ini justru
tidak dapat bergerak sama sekali. Hukum yang sama juga berlaku bagi kehidupan manusia. Masalah kesehatan yang parah bisa memberikan makna pada dunia pengobatan. Masalah kekacauan sosial bisa memberi makna pada kebijakan pemerintah.
Masalah, ternyata tetap tidak dapat dihindari oleh seseorang yang membawa pesan Tuhan sekalipun. Perikop kita hari ini menceritakan tentang perjalanan misi Paulus dan Silas di kota Filipi. Kota Filipi tepatnya di daerah Makedonia adalah salah satu kota tujuan Rasul Paulus dan rekannya yang bernama Silas melakukan pelayanan misi. Seperti halnya di tempat lain, di kota ini Paulus juga mendapatkan tantangan dari orang-orang yang tidak menyukai pemberitaan Injil. Bahkan mereka ditangkap dan didera, kemudian dimasukkan ke dalam penjara. Tetapi, masalah dan tantangan tersebut tidak membuat mereka berhenti berdoa dan memuji Tuhan, bahkan di dalam penjara. Justru, melalui penjara inilah, Paulus dan Silas Tuhan pakai untuk menyelamatkan jiwa kepala penjara dan seisi rumahnya.
Mulai saat ini, mari memandang tantangan hidup dan masalah sebagai sarana untuk mencapai keberhasilan kita. Jadikan masalah sebagai sahabat, melaluinya kita memperoleh berkat. SP

LARILAH DARI MASALAH ANDA, MAKA KEHIDUPAN ANDA AKAN KEHILANGAN DAYA KREATIF. Anne Ahira

27 Desember 2013 – Masalah, Tampilkan Keaslian

Baca: Mazmur 139:23-24
“Malah ada orang Ibrani yang menyeberangi arungan sungai Yordan menuju tanah Gad dan Gilead, sedang Saul masih di Gilgal dan seluruh rakyat mengikutinya dengan gemetar.” (I Samuel 13:7)

Orang Filistin telah mempersiapkan 3000 kereta, 6000 orang pasukan berkuda dan prajurit berjalan kaki yang tak terhitung, untuk maju berperang. Melihat hal itu, banyak rakyat Israel yang lari ketakutan dan bersembunyi di gua-gua, bahkan dalam sumur. Prajurit yang bersama Saul pun ikut gemetar ketakutan (I Samuel 13:5-7). Pada saat situasi seperti itu, nabi Samuel yang dinanti-nantikan selama 7 hari, tak kunjung muncul. Di tengah masalah besar seperti itu, Saul sangat tertekan. Dia melakukan sesuatu yang bukan wewenangnya, yaitu mempersembahkan korban bakaran (I Samuel 13:8,9). Justru karena hal inilah, Saul dipecat oleh Tuhan (I Samuel 13:10-13).
Mari kita renungkan kisah selanjutnya. Jika Tuhan sudah memecat dirinya (Saul) dan telah menunjuk orang lain untuk menggantikan, apa yang sebaiknya harus dilakukan? Jawabannya adalah: Saul harus taat! Tak lama sesudah firman Tuhan itu disampaikan (1 Samuel 13:4), Saul tahu, bahwa orang pilihan Allah yang akan menggantikan dirinya sebagai raja adalah Daud. Apa yang dilakukan Saul? Dia terus menerus mengejar Daud untuk dibunuh. Pertanyaan berikut: Hal itu berarti apa? Saul bukan hanya tidak taat, tapi menentang keputusan Allah dengan berusaha membunuh orang pilihan-Nya.
Keaslian Saul muncul, saat masalah menekan. Jadi, sebenarnya masalah yang diizinkan Tuhan terjadi dalam hidup kita, ada baiknya. Yaitu, kita tahu sifat asli diri sendiri dan orang lain. Masalah lain adalah, setelah muncul sifat yang jelek, apakah kita mau menyadarinya dan berubah dengan merespons yang baik? GS

BECIK KETITIK, ALA KETARA (BAIK ATAU BURUK, SUATU HARI PASTI AKAN TERSINGKAP JUGA)

25 Maret 2013 – Semalam Bersama Katak

Baca: Keluaran 8:1-15
“Katanya: “Besok.” Lalu kata Musa: “Jadilah seperti katamu itu, supaya tuanku mengetahui, bahwa tidak ada yang seperti TUHAN, Allah kami.” (Keluaran 8:10)

Ketika bangsa Israel sedang dalam perhambaan di negeri Mesir, Allah mengirim berbagai tulah ke negeri itu dengan maksud supaya Firaun mengetahui tidak ada yang seperti TUHAN, dan dengan demikian bangsa Israel dibebaskan dari perhambaan negeri Mesir. Salah satu tulah yang diberikan Allah kepada Mesir, adalah: “Katak-katak menutupi seluruh tanah Mesir” (7). Karena tulah itu rakyat Mesir sangat menderita, dan akhirnya Firaun memohon kepada Musa untuk menyingkirkan katak-katak itu. Kemudian Musa berkata, “Silahkan tuanku katakan kepadaku, kapan aku akan berdoa untukmu, supaya katak-katak itu dilenyapkan dari padamu.” (9). Jawab Firaun, “Besok” (10). Saudara tahu, jawaban Firaun itu ‘aneh’ bukan? Seolah-olah Firaun masih ingin ‘semalam bersama katak-katak itu!’

Betapa sering kita juga berbuat yang sama seperti Firaun! “Aku akan mengampuni Anda, tapi besok!” “Aku akan bersikap baik, tapi besok!” “Aku tidak akan lagi kuatir akan hidupku, tapi besok!”
“Aku akan berhenti merokok, tapi besok!” Jangan kita suka menunda segala sesuatu yang baik bagi Tuhan yang dilakukan esok hari! Mengapa Anda tidak lakukan sekarang juga? “Hari ini aku berhenti merokok. Sekarang juga aku mengampuni Anda! Mulai sekarang, aku tidak lagi kuatir akan hidupku.”

“Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.” (2 Korintus 6:2) Bagaimana dengan Anda? Masihkah Anda ingin menunggu hari esok? Renungkanlah! TL

JANGANLAH MEMUJI DIRI KARENA ESOK HARI, KARENA ENGKAU TIDAK TAHU APA YANG AKAN TERJADI HARI ITU (AMS 27:1)

14 Maret 2013 – Penghiburan Allah

Baca: Yohanes 14:15-31
“Seperti seseorang yang dihibur ibunya, demikianlah Aku ini akan menghibur kamu; kamu akan dihibur di Yerusalem.” (Yesaya 66:13)

Setiap manusia menginginkan penghiburan atau hiburan. Khususnya orang-orang yang sedang dalam masalah entah itu penyakit, ekonomi, sosial dan sebagainya. Mereka dapat menemukan penghiburan melalui pekerjaan atau hal-hal lainnya, seperti: bekerja, olah raga, makan, persahabatan, rekreasi, dan lainnya. Namun kita tahu bahwa semua hiburan yang ada di dunia ini sifatnya sementara saja, atau tidak kekal. Penghiburan yang kekal hanya kita dapatkan dari Allah, Tuhan dan juruselamat manusia, Yesus Kristus (Yesaya 66:13)

Dalam kamus Webster’s dictionary, arti kata comfort adalah ‘memberi kekuatan dan pengharapan’; ‘melepaskan duka atau masalah’. Tidak peduli seberat apa masalah yang Anda hadapi hari-hari ini, Allah memberi penghiburan kepada Anda. Seperti seorang ibu memberi penghiburan bagi anaknya, demikian peran Allah dalam hidup Anda. Allah selalu memberikan kekuatan, pengharapan dan keyakinan.
Pada umumnya seorang ibu lebih dekat kepada anak dari pada bapak kepada anak. Karena itu firman hari ini mengambil sosok ibu bukan sosok bapak yang menghibur anaknya.

Posisikan Allah di tempat utama dalam hidup Anda. Setiap kita dengan jujur pasti membutuhkan seorang konselor atau mentor supaya setiap keputusan lebih mantap, atau paling tidak ‘lebih-nyaman’ dengan penasehat atau pembimbing. Undang Tuhan untuk memenuhi kehidupan Anda yang membutuhkan.
Ketika Anda menyerahkan hidup ke dalam anugerah-Nya, Anda akan dipenuhi dengan damai sejahtera-Nya, bukan seperti yang diberikan dunia (Yohanes 14:27) TL

JANGANLAH GELISAH DAN GENTAR HATIMU, ROH KUDUS PENGHIBUR KITA

13 Maret 2013 – Tuhan Selalu Mendengar

Baca: 2 Raja-raja 19:1-37
“Segera sesudah raja Hizkia mendengar itu, dikoyakkannyalah pakaiannya dan diselubunginyalah badannya dengan kain kabung, lalu masuklah ia ke rumah TUHAN.” (I Raja-raja 19:1)

Pada masa Perang Dunia, pasukan Inggris pernah berada dalam keadaan terjepit. Di mana ribuan tentara Nazi yang lengkap dengan persenjataannya sedang mengepung, sementara di depan mereka sebuah selat. Bahan makanan menipis dan tubuh sangat lelah, ditambah persenjataan yang kurang memadai. Dalam keadaan seperti itu, mereka berkomunikasi dengan radio pangkalan mereka. Pemimpin mereka tidak meminta pasukan bantuan ataupun pertolongan lainnya, melainkan meminta semua orang untuk berdoa dan berseru kepada Tuhan bersama-sama. Hal luar biasa terjadi. Tuhan mendengarkan doa mereka. Keesokan paginya, hujan turun begitu lebat dan mengakibatkan banjir besar yang disertai lumpur yang melumpuhkan tank-tank dan pesawat pasukan Nazi. Dengan demikian pasukan Inggris mempunyai waktu lebih banyak untuk menyebrangi selat dan menyelamatkan diri.

Diceritakan bahwa bangsa Yehuda sedang terancam pasukan Sanherib. Pada waktu itu Asyur merupakan bangsa yang kuat dan mustahil untuk dikalahkan. Mendapat ancaman tersebut, tentu Hizkia dan seluruh rakyat menjadi takut. Melawan pun percuma, karena pasti mereka tidak mungkin dapat mengalahkan bangsa adidaya tersebut. Namun Hizkia memilih jalan yang tepat untuk permasalahannya. Dia datang kepada Tuhan dan memohon belas kasihan-Nya. Alhasil, Tuhan pun mendengar doanya.

Seringkali permasalahan yang berat mengalihkan perhatian kita dari Tuhan. Oleh sebab itu, biarlah hati kita tetap melekat kepada Tuhan. Sehingga dalam keadaan suka dan duka pun kita melihat Tuhan hadir di dalamnya. Jangan putus asa, ada Tuhan yang selalu siap menolong Anda dan saya. SP

TUHAN SENANTIASA HADIR DALAM KEADAAN YANG KITA ALAMI

08 Maret 2013 – Hidup Itu Singkat

Baca: Mazmur 39
“Ya TUHAN, beritahukanlah kepadaku ajalku, dan apa batas umurku, supaya aku mengetahui betapa fananya aku!” (Mazmur 39:5)

Di dekat tempat pelayanan saya, ada seorang pemuda ganteng, gagah dan mempunyai tubuh atletis. Saya pikir “wah pemuda ini pasti mempunyai hidup yang cemerlang dan berumur panjang.” Tidak disangka beberapa bulan kemudian saya mendengar pemuda yang selalu berlatih di fitness Center itu meninggal karena terkena penyakit liever.

Alkitab mengungkapkan bahwa kehidupan di bumi ini singkat, dan fana. Digambarkan seperti kabut, asap, nafas dan bayang-bayang. Anda dan saya tidak lama di bumi. Ini bukan rumah akhir kita, kita hanya lewat. Kita ini ibarat pengunjung atau musafir. Seharusnya tidak boleh ada yang mengikat kita di bumi, baik itu rumah, mobil balap, cincin, berlian ataupun sertifikat tanah. Berbahaya jika harta duniawi mampu mengikat dan menguasai kita. Karena itu semua akhirnya akan menghanyutkan kita dalam kesenangan sementara.  Bagi Allah, pahlawan-pahlawan iman terbesar bukanlah mereka yang mencapai kemakmuran, keberhasilan dan kuasa secara duniawi.

Melainkan mereka yang memperlakukan kehidupan ini sebagai penugasan sementara dan melayani dengan setia sambil mengharapkan upah yang dijanjikan dalam kekekalan. Kadang, Allah mengijinkan kesedihan, cobaan, ketidakpuasan ada dalam hidup ini untuk menjaga supaya kita tidak terikat dengan dunia ini. Sehingga banyak keinginan yang tidak terpenuhi di bumi ini. Kita pun tidak benar-benar bahagia di sini karna memang seharusnya demikian.  Mengira bahwa tujuan Allah bagi Anda adalah kekayaan materi atau keberhasilan dan ketenaran adalah salah. Jutaan orang telah setia sampai akhir sebagai martir, kehilangan segalanya, tanpa materi yang berarti, tetapi mereka menggenapi tujuan Allah dalam hidup mereka. BAS

BUMI BUKAN TEMPAT AKHIR ANDA

04 Maret 2013 – Hanya Pertolongan Tuhan

Baca: Mazmur 23:1-6
“Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku” (Mazmur 23:4)

Ada sekuntum bunga yang terlihat lemah, hidup di bawah pohon pinus yang tinggi. Bunga kecil sangat bersyukur karena ada pohon pinus yang melindunginya dari angin dan hujan. Setiap hari tidak perlu mencemaskan apa-apa lagi. Suatu hari, tiba-tiba datang sekelompok penebang, dengan mudah, mereka menebang pohon yang besar itu. Bunga kecil itu sangat sedih, menangis terisak-isak dan berkata: “Tuhan, semua perlindungan untukku telah hilang. Dan angin yang sombong akan bertiup membuatku tumbang, serta terpukul oleh air hujan.” Dari jauh terdengar ada sebatang pohon yang menenangkan bunga ini sambil berkata: “Jangan berpikir begitu, semuanya malah akan terjadi sebaliknya.

Jika tidak ada perlindungan dari pohon, maka matahari akan menyinarimu, hutan akan memberimu kelembapan. Badanmu yang lemah akan bertumbuh menjadi lebih kuat, dan mahkota bungamu akan terlihat lebih bagus di bawah sinar matahari. Dan orang-orang akan melihatmu dan memujimu, “Betapa cantiknya bunga kecil ini!”

Tetapi dalam kisah perjalanan Daud, berbeda dengan bunga kecil di atas. Daud pernah juga mengalami masa-masa kelam. Tetapi tidak pernah mengeluh, sebaliknya dia mengungkapkan bukti pemeliharaan Tuhan yang digambarkannya Tuhan adalah gembala yang baik. Sekalipun berjalan dalam lembah kekelaman Tuhan tetap ada dan tidak pernah meninggalkan. Seperti gembala terhadap domba gembalaannya.
Sahabat Gandoem Mas, Apakah Anda pernah mengeluh karena usaha, pekerjaan, atau karir Anda tidak berkembang? Belajarlah dari Daud. Meskipun mengalami susah, tetap Tuhan gembala yang baik. Percayalah! HR

TUHAN ADALAH GEMBALA YANG BAIK

01 Maret 2013 – Semua Mendatangkan Kebaikan

Baca: Roma 8:26-30
”Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” (Roma 8:28)

Pemutaran film ”Dark Knight Rises” 19 Juli 2012 di Amerika Serikat, menyebabkan ada korban jiwa oleh seorang penembak brutal yang tidak bertanggung jawab. Namun, ada juga kisah yang mengharukan bagi korban selamat meskipun kena sasaran peluru sang “joker”. Salah satunya adalah Petra Anderson. Petra ditembak empat kali oleh pelaku, bahkan salah satu peluru bersarang di kepalanya. Petra, memiliki kelainan genetik. Ada rongga yang berisi cairan yang berada di depan otak, yang mengalir dari depan tengkorak hingga ke bagian belakangnya. Sehingga peluru itu pun gagal menembus otaknya karena adanya cairan itu.

Saya percaya saat Petra diketahui orang tuanya memiliki kelainan genetik, pasti ada beban bagi mereka. Karena mereka mungkin tidak pernah terpikir akan terjadi sesuatu di kemudian hari. Tetapi ketika kelainan itu membawa keselamatan bagi Petra, maka bukan saja Pastor Brad Strait yang mengakui bahwa itu adalah campur tangan Tuhan. Tapi kedua orang tuanya pun mengakui bahwa semua yang Tuhan kerjakan pasti mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia. Sebab semua orang yang dipilih-Nya juga ditentukan menjadi serupa dengan Dia.

Karena itu, apa pun kekurangan atau kelemahan Anda, jangan berputus asa. Bersyukur selalu, andalkan Tuhan dalam hidupmu. Karena semuanya pasti mendatangkan kebaikan sesuai dengan rencana Allah. Ingatlah jawaban Tuhan kepada Paulus ketika berulang kali dia berseru kepada Tuhan. “Justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” (2 Korintus 12:9). Sudahkah Anda yakin bahwa semuanya akan mendatangkan kebaikan dalam hidup ini? Percayalah pada Yesus saja! EJG

RANCANGANNYA SELALU MENDATANGKAN KEBAIKAN

18 Februari 2013 – Semua Mendatangkan Kebaikan

Baca: Roma 8:26-30
”Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” (Roma 8:28)

Pemutaran film ”Dark Knight Rises” 19 Juli 2012 di Amerika Serikat, menyebabkan ada korban jiwa oleh seorang penembak brutal yang tidak bertanggung jawab. Namun, ada juga kisah yang mengharukan bagi korban selamat meskipun kena sasaran peluru sang “joker”. Salah satunya adalah Petra Anderson. Petra ditembak empat kali oleh pelaku, bahkan salah satu peluru bersarang di kepalanya. Petra, memiliki kelainan genetik. Ada rongga yang berisi cairan yang berada di depan otak, yang mengalir dari depan tengkorak hingga ke bagian belakangnya. Sehingga peluru itu pun gagal menembus otaknya karena adanya cairan itu.
Saya percaya saat Petra diketahui orang tuanya memiliki kelainan genetik, pasti ada beban bagi mereka. Karena orang tuanya mungkin tidak pernah terpikir akan terjadi sesuatu di kemudian hari. Tetapi ketika kelainan itu membawa keselamatan bagi Petra, maka bukan saja Pastor Brad Strait yang mengakui bahwa itu adalah campur tangan Tuhan. Tapi kedua orang tuanya pun mengakui bahwa semua yang Tuhan kerjakan pasti mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Dia. Sebab semua orang yang dipilih-Nya juga ditentukan untuk menjadi serupa dengan Dia.

Karena itu, apa pun kekurangan atau kelemahan Anda, jangan berputus asa. Karena semuanya pasti mendatangkan kebaikan sesuai dengan rencana Allah. Ingatlah jawaban Tuhan kepada Paulus ketika berulang kali dia berseru kepada Tuhan. “Justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” (2 Korintus 12:9). Apakah Anda percaya semuanya mendatangkan kebaikan dalam hidup ini? Percayalah pada Yesus! EJG

RANCANGANNYA SELALU MENDATANGKAN KEBAIKAN