Tag Archives: mujizat

06 Maret 2015 – 10 Orang Kusta

10 Orang Kusta
Baca: Lukas 17:11-19
“Lalu Yesus berkata:” bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang Sembilan orang itu? (Lukas 17:17 )

Pada zaman Israel sampai Yuhan Yesus, keberadaan orang kusta menjadi momok nagi masyarakat dan mereka kerap di kucilkan. Orang kusta menderita dari tiga sisi kehidupan. Secara fisik, penyakit kusta adalah penyakit kulit yang gatal dan menjalar keseluruh tubuh. Secara Psikologis, orang berpenyakit kusta harus dijauhkan dari lingkungan keluarga dan lingkungan dan harus hidup terasing dan secara Spiritual, pada saat itu orang menganggap sebagai kutuk dari Tuhan.
Kesepuluh orang kusta inilah yang pada saat itu datang meminta kesembuhan dari pada Tuhan. Dari 10 orang kusta itu adalah orang samaria. Mereka hanya bisa berteriak kepada Tuhan Yesus dari jarak jauh, sebab mereka tidak berani mendekat dan dikarenakan mereka tidak boleh berdekatan dengan orang yang tahir. Tuhan Yesus menanggapi mereka dengan berkata agar mereka pergi kepada imam-immam untuk menunjukkan bahwa mereka telah sembuh sehingga mereka dapat dikembalikan ditengah masyarakat. Dengan penuh iman mereka mempercayai perkataan Yesus dan ketika di tengah jalan, mereka sembuh. Satu dari mereka, seorang Samaria tadi kembali kepada Yesus untuk mengucap syukur kepada-Nya sedang kesembilan lainnya tidak kembali. Mereka tidak tahu artinya berterima kasih kepada Tuhan yang telah mentahirkan mereka dari kustanya.
Betapa luar biasanya 10 orang kusta yang memiliki iman yang besar. Ketika kita percaya dan taat pada perkataan Yesus, maka terjadi mujizat. Apakah Anda bersyukur atas mujizat-Nya? YN

IMAN ADALAH KUNCI MUJIZAT TUHAN DAN UCAPAN SYUKUR ADALAH RESPON ATAS MUJIZAT-NYA

02 Maret 2015 – Mukjizat Di Padang Gurun

Baca: Mazmur 78:12-16
“Dituntun-Nya mereka dengan awan pada waktu siang, dan semalam suntuk dengan terang api.” (Mazmur 78:14)

Seringkali kita merasakan sebuah kekaguman ketika mendengar orang bersaksi tentang mukjizat Tuhan yang telah mereka alami. Saya mempunyai jemaat yang awalnya telah di vonis tomur otak ganas dan hidupnya tidak akan bertahan lama hidup, bahkan diperkirakan hanya akan dapat bertahan beberapa hari saja oleh seorang dokter ahli saraf di salah satu rumah sakit ternama di Jakarta. Memang pada waktu itu, melihat kondisinya yang sudah tidak dapat berbuat apa-apa sangat rasional jika manusia memprediksi akan kelangsungan hidupnya. Tetapi hingga renungan ini di tulis, ia dapat bertahan lebih dari empat bulan. Dan bahkan kondisinya semakin hari semakin membaik. Luar biasa bukan? Anda rindu mengalami mukjizat Tuhan? oleh sebab itu, jika kita sedang memasuki masa-masa padang gurun dalam hidup kita, percayalah akan terjadi banyak mukjizat yang akan terjadi, jika Anda tetap bertekun menghadapinya.
Padang gurun merupakan sebuah gambaran hidup yang penuh dengan kesulitan, masalah dan berbagai persoalan yang terjadi. Seperti halnya umat Israel dalam perjalanan mereka dari Mesir ke tanah Kanaan. Justru dalam padang gurun tersebut mereka melihat banyak mukjizat Tuhan terjadi. Melalui mukjizat yang Tuhan buat di padang gurun itulah orang Israel menjadi bangsa yang ditakuti oleh bangsa-bangsa lain.
Betapa dahsyatnya jika Tuhan menyatakan Diri-Nya bagi Anda melalui kuasa mukjizat-Nya. Tetapi, kadang Tuhan mengijinkan Anda melalui sebuah masalah, agar kuasa-Nya dinyatakan. Jika hari-hari ini Anda sedang melewati padang gurun kehidupan, hadapilah dengan iman, justru di dalam padang gurun itulah Anda akan melihat kuasa Tuhan dinyatakan. SP
PADANG GURUN MERUPAKAN CARA TUHAN MEMBUAT MUKJIZAT-MUKJIZAT-NYA DINYATAKAN

27 Juli 2014 – Bartimeus

Baca: Yakobus 1:2-8
“Lalu kata Yesus kepadanya : “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!” Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. (Markus 10:52).

Bartimeus seorang yang buta dan menjadi pengemis di dekat Pintu Gerbang Yerikho yang mengalami mujizat karena imannya. Saya kira, tidak cukup itu saja. Dalam imajinasi saya, dia bertanya kepada rekan-rekannya sesama pengemis: “Eh, koq aku dengar … Yesus mau lewat di Pintu Gerbang Yerikho ini?” Yang lain menjawab: “Benar, Yesus mau lewat Pintu Gerbang ini.” Kembali Bartemius bertanya, “Yesus Kristus yang tiap hari bikin muzizat itu?” Jawab temannya, “Yang bikin orang lumpuh bisa berjalan, orang kusta menjadi tahir dan orang buta bisa melihat?” “Benar,” jawab pengemis yang lain. Kemudian Bartimeus berpikir: “Kapan lagi Yesus lewati Pintu Gerbang ini? Mungkin hanya untuk sekali ini saja.” Sehingga ia tidak melewatkan kesempatan itu.
Seringkali, kesempatan emas tidak akan terulang untuk kedua kalinya! Akhirnya, Yesus yang ditunggu-tunggu itu pun tiba. Maka Bartimeus bergegas menghampiri Yesus, dan mulai berteriak lantang: “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku …” (Markus 10:47). Bartimeus pun mengalami mujizat Tuhan. Ada kelompok dari orang-orang buta tersebut yang berpikir, bahwa oleh karena kami cacat, miskin dan lemah, maka kami butuh belas kasihan. Tolonglah kami! Jadilah mereka “pengemis abadi.” Namun Bartimeus bukan di kelompok itu. Sekali pun aku buta, telingaku tidak tuli, mulutku tidak bisu dan otakku bisa dipakai untuk berpikir. Artinya, Bartimeus punya fighting spirit. Pantang menyerah! Imannya bulat, tapi juga, ia mau berusaha.
Hari-hari ini Anda susah? Belajarlah dari Bartemius yang memilih untuk bergerak mendekat kepada Tuhan, ketika kesempatan itu ada. GS

KARENA ANJING YANG HIDUP LEBIH BAIK DARIPADA SINGA YANG MATI

05 November 2013 – Pandang Tuhan Saja

Baca: Yohanes 11:1-44
“Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: “Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan.” (Yohanes 11:4).

Sir Percival Lowell adalah astronom ternama pada akhir abad ke-19. Ketika melihat planet Mars dari teleskop raksasa di Arizona, ia melihat ada garis-garis di planet itu. Menurutnya, itu adalah kanal-kanal buatan makhluk planet Mars. Lowell mengabdikan seluruh hidupnya untuk memetakan garis-garis itu. Namun, foto satelit kini membuktikan tidak ada kanal di Mars. Lantas apa yang dilihat Lowell? Ternyata ia melihat pembuluh-pembuluh darah di matanya sendiri saat melihat teleskop! Ia menderita penyakit langka yang kini disebut “Sindrom Lowell.” Ternyata Lowell salah melihat. Kesalahan Lowell adalah ia begitu fokus dengan Mars, sehingga pembuluh matanya yang sakit pun dianggap bagian dari Mars.
Banyak orang salah melihat dan salah fokus dalam setiap persoalan yang terjadi, sehingga salah juga menyikapi dengan benar apa yang sedang mereka alami. Seperti halnya Marta, kematian Lazarus merupakan pukulan yang berat bagi hidupnya. Bagi Marta semua berakhir dan Marta akan dipertemukan kembali dengan Lazarus ketika kebangkitan orang mati (Yohanes 11:24). Namun Yesus melihat dari sisi yang berbeda. Marta melihatnya sebagai masalah yang berat, Yesus melihatnya sebagai sarana untuk memuliakan Allah. Pada diakhir kisah itu, Lazarus dibangkitan dan nama Tuhan dipermuliakan (Yohanes 11:43-44).
Masalah seringkali mengalihkan perhatian kita dari pada Tuhan. Oleh sebab itu, dalam keadaan apapun tetap pandang Tuhan saja. Bersabar dan bertekunlah, sampai Tuhan menyatakan kemuliaan-Nya. SP

TUHAN SERINGKALI DIMULIAKAN, KETIKA KITA MAMPU MELEWATI PERSOALAN HIDUP

05 Maret 2013 – Tuhan Buka Jalan

Baca: 2 Raja-Raja 4:1-7
“Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.” (1 Petrus 5:7)

Ketika Yudas menghadapi masalah dalam hidupnya, satu kesalahan fatal yang dia lakukan adalah “ia tidak datang pada alamat yang tepat.” Karenanya, bukan jalan keluar yang tepat yang dia dapatkan.
Janda yang ditinggal mati suaminya dari bacaan di atas adalah janda yang tahu ke mana ia harus pergi. Janda ini tidak datang kepada orang kaya untuk berhutang, ia juga tidak datang kepada orang yang berkuasa untuk minta perlindungan dari jeratan hukum, namun janda ini datang kepada seorang nabi Tuhan.

Pertolongan yang janda ini terima pun bukanlah pertolongan yang biasa, tetapi merupakan suatu mujizat yang Tuhan nyatakan kepadanya dan juga kepada barangsiapa yang percaya dan berharap kepada-Nya.
Ketika janda ini mengadu kepada sang nabi, maka ia sudah mempertaruhkan semua harapanya kepada nabi itu. Sehingga apa pun yang disuruhkan, dia melakukannya dengan penuh percaya. Tanpa malu dia minta kepada para tetangga bejana-bejana kosong. Dan dengan yakin dia juga mengerjakan bagian terpenting, yaitu menuangkan botol minyaknya yang isinya hanya sedikit untuk diisikan ke seluruh bejana yang ada. Mujizat pun terjadi. Semua bejana itu terisi penuh dan kemudian minyak itu pun berhenti mengalir dengan sendirinya.

Saudaraku, apakah saat ini Anda sedang mengalami pergumulan yang berat? Lihatlah kepada janda ini. Mintalah nasehat dan pertolongan hanya kepada Tuhan yang mampu membuka jalan yang ajaib. Melangkahlah segera dalam iman, karena seberapa besar persediaan imanmu, maka sebesar itu pula mujizat yang akan nyata dalam hidup Anda. RDM

YESUS ITU AJAIB, AJAIB PERBUATAN-NYA, AJAIB JALANNYA

23 Februari 2013 – Fenomena Alam Ajaib

Baca: Lukas 12:54-59
“Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?” (Lukas 12:56)

Di Israel, jika awan naik di sebelah barat, tak lama kemudian hujan pun turun. Sedang kalau angin selatan bertiup, hari akan panas terik. Apabila di Indonesia hujan turun tapi tidak deras dan “mendung putih”, orang tahu bahwa hujan itu akan bertahan lama. Dan hal itu benar. Dengan memakai fenomena alam tersebut, Tuhan Yesus mencoba untuk mengingatkan kita tentang tanda-tanda akhir zaman.

Pada tahun 2001, di Kerala, India bagian selatan, hujan turun selama dua bulan. Namun, berdasarkan hasil penelitian di laborat, hujan itu bercampur 50 ton darah hidup. Sedang di beberapa kota di Jepang, yaitu Taiwa, Nakoto, Kuki dan Asahi, pada bulan Juni 2009, terjadi hujan katak. Di Lajamanu, Australia Utara, pada tanggal 25-26 Pebruari 2010, terjadi hujan ikan. Pada September 2010, ditemukan air terjun darah, yang mengalir amat pelan di antara es yang membeku di Antartika, Kutub Selatan. Di beberapa negara, muncul Sinkhole-Sinkhole (lubang) misterius, yaitu di Guatemala, Venezuela, Rusia, Amerika Serikat, Honduras, Es Salvador dan China (antara tahun 2007 s/d 2010).

Dan Fenomena alam yang paling mengesankan adalah laut terbelah di Korea Selatan. Lebarnya 40 meter, panjang 2,8 km menghubungkan pulau Jindo dan Mondo, ditemukan Dubes Perancis 1975, tapi baru dipublikasikan th. 2009. Fenomena Alam ajaib itu disebut Moses Miracle. Artinya, Keajaiban Laut Terbelah di zaman nabi Musa terulang kembali. Semua fenomena alam ajaib itu mengingatkan kita tentang masa menjelang umat Allah exodus dari Mesir, atau lebih tepatnya bagi kita menjelang rapture, pengangkatan jemaat. Sudahkah Anda siap melakukannya? GS

ALLAH BERFIRMAN LEWAT KITAB SUCI TAPI JUGA LEWAT FENOMENA ALAM.

29 Januari 2013 – Makna Berkat Kelimpahan

Baca: 1 Raja-Raja 17:7-16
“Tepung dalam tempayan itu tidak habis-habis dan minyak dalam buli-buli itu tidak berkurang sepeti firman Tuhan yang di ucapkan-Nya dengan perantaraan Elia.” (1 Raja-Raja 17:16)

Madam Theresa. Siapa di dunia ini yang tidak mengenalnya? Hampir separuh dari hidupnya didedikasihkan buat Tuhan dan orang-orang yang tidak mampu di negara India. Dia juga mengajar anak-anak jalanan yang kurang mampu. Bunda Theresa, seorang yang memberi hatinya untuk melayani di tengah-tengah masyarakat miskin di India.

Di nas ini diceritakan di mana ada seorang janda yang hanya memiliki segenggam tepung dan sedikit minyak di buli-buli,di negeri itu sedang di landa kelaparan yang begitu hebat. Tetapi si janda tersebut mau berbagi dengan Elia, saat nabi Elia datang meminta untuk membuatkan roti untuknya, dan janda itu pun melakukannya. Dari tepung yang hanya tinggal sedikit itu (1 Raja-raja 17:12). Janda ini taat dengan perkataan nabi Elia dan memberikan bekal yang tinggal sedikit, padahal dia sangat membutuhkan makanan itu. Saat janda itu taat kepada Elia, mujizat Tuhan terjadi dengan luar biasa. Buli-buli yang kosong itu berisi dengan minyak dan tidak ada lagi yang kosong. Akhir janda bersama anaknya bisa bertahan hidup sampai masa kelaparan itu berlalu.

Sahabat Gandoem Mas, kadang orang beranggapan hidup berkelimpahan itu mempunyai banyak uang, tetapi tidak menurut Tuhan. Di saat kita tidak mempunyai banyak harta atau uang, tetapi mau berbagi kepada orang yang membutuhkan itulah berkat berkelimpahan yang dari Tuhan. Dan kita pasti akan di pelihara-Nya. Maka dari itu, kita sebagai orang percaya sekarang harus saling memberi kepada orang yang membutuhkan pertolongan kita. Sudahkah Anda melakukannya? YEP

SEKALIPUN BANYAK HARTANYA TETAPI TIDAK BERBAGI BERARTI DIA MASIH MISKIN

GM 10 Okt 2012 – Tabib yang Ajaib

Baca: Markus 5 : 25-34
“Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya. Sebab katanya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” (Markus 5:27-28)

Megan Ham, seorang gadis berumur 11 tahun di Portland, didiagnosa menderita penyakit sangat langka, yaitu penyakit Lissencephaly. Umumnya bayi yang lahir dengan penyakit ini tidak akan bertahan hidup lama. Menurut dokter, Megan tidak akan pernah bisa berjalan, berbicara, mengenali keluarganya ataupun mengekspresikan perasaannya karena penyakitnya itu. Para dokter pun tidak pernah menyangka Megan dapat melewati usia dua tahun. Satu hal yang mustahil bagi para dokter, ketika melihat reaksi Megan setiap melihat dan mendengar musik Justin Bieber. Dia akan tersenyum, bahkan menggerakkan kakinya. Dan setelah Justin Bieber membaca kisah Megan, dia pun memberi harapan untuk bertemu ketika dia datang ke Portland. Tanggapan Bieber ini memberikan semangat baru bagi Megan dan keluarganya.

Perikop renungan kita hari ini mengisahkan seorang wanita yang sakit pendarahan selama 12 tahun. Segala pengobatan sudah dia lakukan untuk kesembuhannya, tetapi firman Tuhan mencatat bahwa keadaannya semakin buruk. Mungkin semua orang pun berkata bahwa “wanita ini tidak mungkin sembuh.” Namun satu hal yang luar biasa terjadi dalam dirinya ketika ia beriman di dalam Yesus Kristus dan bertindak dalam imannya itu. “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” Saat itu juga ia pun sembuh.

Tuhan Yesus berkuasa atas semua ciptaan-Nya. Kalau Justin Bieber dapat memberi semangat bagi Megan, maka Yesus dapat memberi kesembuhan total bagi setiap orang yang berharap kepada-Nya. Karena Dialah tabib yang ajaib. Sudahkah Anda mengalami kuasa-Nya. Bertindaklah dalam iman! EJG
IMAN DALAM YESUS KRISTUS MENYATAKAN MUJIZAT