Tag Archives: setia

16 Desember 2013 – Fabrice Muamba

Baca: I Samuel 7:1-14
“Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya antara Mizpa dan Yesana; ia menamainya Eben-Haezer, katanya: “Sampai di sini TUHAN menolong kita.” ( I Samuel 7:12)

Fabrice Muamba, sempat mengalami serangan jantung dan jantunganya berhenti +78 menit. Namun, berhasil diselamatkan setelah 15 kali dilakukan kejutan listrik dan berhasil melewati masa krisis selama satu bulan. Muamba berkata, “Meski karier saya selesai sampai di sini dan harus berhenti bermimpi bermain di level yang lebih tinggi, namun saya bersyukur masih diberi kesempatan untuk hidup. Saya harus bangkit dan melanjutkan hidup.” Demikian kata-kata perpisahan Muamba saat mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola profesional pada tanggal 15 Agustus 2012 berdasarkan rekomendasi dari tim medis. Pada dasarnya dia begitu bersyukur akan keadaannya sewaktu ia sukses, maupun pada waktu ia harus berhenti bermain sepakbola.
Sikap Fabrice Muamba begitu berbeda dengan bangsa Israel yang diceritakan pada perikop kita hari ini. Orang Israel mencari Tuhan pada saat mereka terdesak, tetapi meninggalkan Tuhan saat mereka aman. Meskipun begitu, Tuhan tetap menolong Israel, setelah menjauhkan para Baal dan asytoret. Akhirnya Tuhan pun menjawab mereka dengan guntur dan mengacaukan orang Filistin, hingga terpukul kalah. Kemudian Samuel mengambil sebuah batu dan mendirikannya antara Mizpa dan Yesana dan menamainya Eben-Haezer, yang artinya, “Sampai di sini Tuhan menolong kita.” Hal itu dibuat untuk mengingatkan kesetiaan Allah dan sekaligus kerinduan Tuhan agar bangsa Israel juga setia kepada Tuhan.
Muamba, karena faktor kesehatan membuatnya harus berhenti bermain bola, namun dapat tetap bersyukur. Itu yang Tuhan mau, tetap setia kepada-Nya dalam keadaan apapun. YN

JIKA PADA MASA LALU TUHAN TELAH MENOLONG MAKA MASA DEPAN PUN IA TETAP EBEN-HAEZER

08 Desember 2013 – Teladan Maria Magdalena

Baca: Lukas 8:1-3
“Dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat.” (Lukas 8:2)

Maria dari Magdala mengalami perjumpaan dengan Yesus ketika kerasukan, dan seketika itu ia dilepaskan dari tujuh roh jahat yang menekan jiwanya. Sejak hari itu, Maria memutuskan untuk melayani Tuhan Yesus dengan setia. Injil Lukas mencatat bahwa Maria Magdalena dikategorikan sebagai wanita yang melayani Yesus. Ia memberikan seluruh hidupnya untuk mendukung pelayanan Tuhan Yesus. Ia melayani dengan segenap hati, kekuatan dan kekayaannya. Di samping itu Maria Magdalena bersama Yohana istri Khuza, Susana dan perempuan lainnya turut serta melayani Yesus saat itu.
Maria Magdalena menerima pertolongan yang luar biasa atas hidupnya ketika ia disembuhkan dari roh-roh jahat. Karenanya ia menunjukkan rasa terima kasihnya kepada Tuhan dengan ia bersedia melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh. Tidak cukup itu saja, Maria Magdalena membuktikan kesetiaannya atas imannya, pada saat Yesus disalibkan (Matius 27:56). Kemudian ia setia datang kekubur Yesus (Matius 28:1) dan Ia berjumpa kembali dengan Tuhan Yesus manakala Ia sudah bangkit (Matius 28:9-10). Pembuktian kasih yang patut kita teladani dari Maria Magdalena setelah ia mengalami perjumpaan dengan kuasa kasih Yesus. Ia tidak melupakan pertolongan yang sudah ia terima secara cuma-cuma.
Kehadiran Maria Magdalena dalam berbagai peristiwa penting Tuhan Yesus, menunjukkan bahwa ia pribadi yang patut di teladani yakni melayani dengan segenap hati dan memiliki kesetiaan sampai akhir. Bagaimana dengan Anda? YN

KESETIAAN DAN RELA BERKORBAN ADALAH TELADAN HIDUP YANG BISA DITULARKAN SEPANJANG MASA