Tag Archives: terang

27 Maret 2015 – Tidak terpengaruh

Baca: Filipi 2:12-18
“supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,” (Filipi 2:15)

Dua orang ibu memasuki toko pakaian dan membeli baju seragam anaknya.Ternyata pemilik tokonya sedang bad mood sehingga tidak melayani dengan baik, malah terkesan buruk, tidak sopan dengan muka cemberut. Ibu pertama jelas jengkel menerima layanan yg buruk seperti itu.Yang mengherankan, Ibu kedua tetap bersikap sopan kepada penjualnya. Ibu pertama bertanya ; “Mengapa Ibu bersikap demikian sopan pada penjual menyebalkan itu?”. Lantas dijawab; “Mengapa saya harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Ibu pertama menjawab “Tapi ia melayani dengan buruk sekali.” Dengan tersenyum ibu kedua menjawab “Itu masalah dia. Kalau dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, toh tidak ada kaitan dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan menentukan hidup kita, padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri kita. ”
Ilustrasi diatas menggambarkan bagaimana kehidupan kita sebagai orang Kristen. Banyak hal yang mempengaruhi kehidupan kita sebagai orang Kristen yang membuat hidup kita terkadang melenceng dari kehendak Tuhan. Akan tetapi dalam renungan hari ini kita diingatkan kembali bahwa kita sebagai orang percaya yang telah menerima anugerah keselamatan hendaknya hidup kita sesuai dengan status kita sebagai orang yang sudah diselamatkan. Keadaan apapun tidak akan mempengaruhi kehidupan kita sebagai orang Kristen. Namun kehidupan kita sebagai orang Kristen hendaknya dapat menjadi terang dan berkat bagi sekitar kita (Filipi 2:15). KN

JANGAN PERNAH TERPENGARUH OLEH DUNIA INI, TETAPLAH JADI TERANG KRISTUS

26 Februari 2015 – Anak-anak Terang

Baca: Efesus 5:1-13
“Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang.” (Efesus 5:8)

Harapan orang tua biasanya dinyatakan pada nama anak, misalnya berharap anak mereka selalu beruntung, maka diberi nama Untung. Berharap anak mereka kalau pergi atau pulang selamat, maka diberi nama Slamet. Berharap anak mereka kaya uang, maka diberi nama Sugiharto (bahasa Jawa sugih artinya kaya, dan arto artinya uang). Berharap punya anak yang membuka salon khusus potong poni, maka diberi nama Poniman. Berharap punya anak yang manis, maka diberi nama Legiman, (legi artinya manis dalam bahasa Jawa). Allah Bapa berharap kita anak-anak-Nya menjadi terang, maka kita diberi nama anak-anak terang. Apa maksudnya anak-anak terang itu?
Anak-anak terang adalah orang yang mengerti bahwa sejak percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat telah diangkat menjadi anak-anak Allah. Jadi anak-anak terang adalah orang yang menghormati dan mentaati Allah. Apa tanda-tandanya menghormati dan mentati Allah? Tanda-tandanya adalah mengasihi Allah dan sesama, karena Tuhan memerintahkan agar kita hidup di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus. Selanjutnya, mengucap syukur kepada Allah, dan meninggalkan segala perbuatan dan perkataan kotor, perkataan kosong dan yang tidak bermanfaat. Karena hal-hal demikian menunjukkan hidup yang sesuai dengan buah pertobatan yang dikenan oleh Tuhan.
Pembaca setia, harapan Bapa, bagi kita semua hidup sebagai anak-anak terang. Dengan mengasihi-Nya dan sesama, mengucap syukur, mengeluarkan buah pertobatan dan memperkenan hati Tuhan. Siap menjadi anak-anak terang? DS

ANAK-ANAK YANG KEKASIH AKAN HIDUP SEBAGAI ANAK-ANAK TERANG

07 Desember 2014 – Tetap Jadi Berkat

Baca: 1Samuel 22:1-5
“Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dikejar-kejar tukang piutang, setiap orang yang sakit hati, maka ia menjadi pemimpin mereka. Bersama-sama dengan dia ada kira-kira empat ratus orang.” (1Samuel 22:2)

Nick Vujicic seorang yang menyandang cacat sejak lahirnya, namun dalam sebuah artikel yang memuat boigrafi Nick menuliskan tetang pernyataan Nick mengenai keadaannya, bahwa Nick dalam segala keterbatasannya ia mengatakan bahwa Tuhan itu maha adil. Jauh dari pada itu Nick sering membawa seminar di sekolah-sekolah mengenai perjuangan hidup, sekalipun dalam keadaan cacat dia menjadi orang yang berhasil. Terlebih dari pada itu Nick Vujicic dalam keterbatasannya bisa menjadi berkat bagi orang yang cacat seperti dirinya, bahkan bagi normal sekalipun.
Ketika seseorang sedang menghadapi suatu permasalahan dalam hidup, yang pertama terlintas dalam pikiran adalah bagaimana cara penyelesaiannya. Ketika dalam masalah yang besar, kita membutuhkan orang-orang yang dapat memberikan masukan guna mengatasi masalah yang sedang kita alami. Bagaimana ketika kita sedang dalam masalah yang besar, kita diperhadapkan dengan orang yang mengalami masalah juga, apakah tindakan kita?
Ketika Daud lari dari kejaran Saul ke gua Adulam, dia dalam masalah yang besar, nyawanya terancam. Pada ayat dua bacaan kita hari ini, Daud diperhadapkan dengan orang-orang yang mengalami masalah, bahkan Daud yang menjadi pemimpin mereka. Sekalipun dalam masalah yang besar Daud tetap bisa menjadi berkat, terbukti dia bisa menjadi pemimpin orang-orang yang datang kepadanya dengan segala permasalahannya. Sudah siapkah anda menjadi berkat, sekalipun dalam keadaan susah?. DN

BANGKITLAH, MENJADI TERANGLAH, SEBAB TERANGMU DATANG, DAN KEMULIAAN TUHAN TERBIT ATASMU (Yesaya 60:1)

15 Agustus 2014 – Tetap Bersinar

Baca: Pengkhotbah 11:1-7
“Terang itu menyenangkan dan melihat matahari itu baik bagi mata.” (Pengkhotbah 11:7)

Mercusuar tidak membunyikan klakson, tetapi hanya mengeluarkan cahaya dan walaupun harus mengalami hempasan-hempasan gelombang laut dan angin yang mungkin kurang bersahabat, namun tetap harus memancarkan cahaya, sehingga setiap kapal yang sedang berlabuh dilautan bebas dapat mengenali dimana akan bersandar, dan supaya mercusuar dapat tetap berfungsi menyinarkan cahaya, perlu perawatan dengan baik dan benar.
Sebagai pengikut Kristus, kita adalah terang, yang harus dapat tetap memancarkan cahaya bagi kemuliaan nama Tuhan Yesus Kristus ditengah kehidupan dunia ini, walaupun harus mengalami berbagai hal yang kurang bersahabat dengan kita. Untuk hal ini, kita mau juga untuk selalu dirawat dengan benar dan baik melalui kebenaran Firman Tuhan, dimana Tuhan Yesus Kristus adalah sumber terang. Firman Tuhan berkata, “Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. (Yoh.1:4-5); Bandingkan Yohanes 8:12, Ibrani 1:3, I Yohanes 1:5; dan yang menyalurkan terang itu pada setiap anak-anak-Nya sehingga memancarkan sinar terang itu untuk menjadi berkat bagi lain orang.
Jadi bagaimanapun dan apapun yang harus kita alami dalam kehidupan ini, tetap mau belajar merendahkan hati mentaati dan melakukan seluruh perintah-perintah-Nya sehingga menjadi bijak dalam melangkahkan kaki kehidupan ini bagi kemuliaan nama Tuhan Yesus Kristus. AK

JALAN ORANG BENAR ITU SEPERTI CAHAYA FAJAR, YANG KIAN BERTAMBAH TERANG (Amsal 4:18)

05 Agustus 2014 – Terang Yang Bercahaya

Baca: Matius 5:14-16
“Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga..” (Matius5:16)

Yesus berkata dalam Yohanes 8:12 “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” Di sini jelas kita dapat melihat bagaimana Yesus memperkenalkan diri-Nya sebagai terang dunia. Sedangkan dalam ayat bacaan kita, Yesus menyatakan bahwa kamu adalah terang dunia. Kita bisa menjadi terang dunia hanya dengan percaya dan mengikut Yesus sebagai terang yang sesungguhnya. Terang itu akan bercahaya dalam hidup kita, sehingga dapat dilihat semua orang melalui perkataan dan perbuatan kita.
Karena itu, kita harus mengetahui bahwa: Terang itu bagaikan kota di atas gunung (14). Sehingga melalui kehidupan kita, kita harus memperkenalkan terang yang sesungguhnya yang menerangi dan menjamin hidup setiap orang yang percaya sampai pada kehidupan yang kekal. Terang itu bukan untuk disembunyikan di bawah gantang tetapi diletakkan di atas kaki dian (15). Berarti, jangan pelit dengan menyimpan terang itu bagi diri Anda sendiri, namun biarlah terang itu bercahaya dan menerangi dunia yang gelap ini. Karena itulah kerinduan Tuhan bagi setiap kita sehingga menempatkan kita dalam dunia. Kemudian, terang itu dibagikan untuk kemuliaan Tuhan (16). Terang itu ditunjukkan melalui perbuatan baik dalam ketaatan kepada Allah dan firman-Nya, karena kita telah lebih dahulu menerima anugrah yang menerangi hidup kita. Dengan demikian nama Tuhan pasti dimuliakan.
Sudahkah terang yang ada dalam diri Anda bercahaya dan dilihat serta dinikmati orang-orang di sekeliling Anda? Bagikanlah terang itu, untuk kemuliaan nama Tuhan. EJG

ORANG YANG BERJALAN PADA SIANG HARI, TIDAK TERANTUK KARENA MELIHAT TERANG DUNIA (Yoh 11:9)

21 Juli 2014 – Akulah Terang Dunia

Baca : Yohanes 8:12-20
“Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” (Yohanes 8:12).

Listrik memang sudah masuk desa, sehingga rumah-rumah di desa terang dan juga jalan-jalannya. Tetapi hati dan pikiran manusia baik yang di desa maupun yang di kota masih banyak yang gelap. Pikiran manusia banyak yang tidak bisa membedakan antara yang baik dan yang buruk, yang benar dan yang salah. Hati manusia banyak yang tidak tenang dan tidak damai. Terang dunia adalah cahaya yang jernih yang berguna dan yang dibutuhkan umat manusia pada zaman dulu sebelum listrik masuk desa dan juga sekarang sesudah listrik masuk desa.
Tuhan Yesus mengatakan: “Akulah terang dunia” dengan maksud untuk mengingatkan manusia bahwa Pribadi Tuhan Yesus sangat dibutuhkan oleh manusia.
Kalau tidak ada lampu-lampu yang menerangi, jemaat yang datang untuk mengadakan perayaan akan resah dan gelisah. Kalau tidak ada tiang api yang menerangi, maka bangsa Israel yang berjalan di padang gurun akan galau dan kacau. Bangsa Israel membutuhkan terang. Kita membutuhkan terang dan semua orang membutuhkan terang. Tidak ada terang berarti tidak ada hidup, ada terang berarti adah idup. Tuhan Yesus terang dunia berarti Tuhan Yesus sumber kehidupan bagi umat manusia di seluruh dunia, yang berkuasa memberi pengampunan, keselamatan, ketenangan, kemenangan dan hidup yang kekal.
Sahabat Gandoem Mas, apakah Anda membutuhkan Tuhan Yesus? Apakah Anda sudah berharap kepada Tuhan Yesus yang adalah terang dunia ini? DS

HANYA TUHAN YESUS YANG SANGGUP MENERANGI HIDUP KITA SAMPAI SELAMA-LAMANYA

17 Februari 2014 – Tidak Mau Dibebaskan

Baca: Yohanes 3:1-21
“Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.” (Yohanes 3:19)

Orang yang ada dipenjara biasanya ingin segera dilepaskan agar bisa menghirup udara bebas lagi. Namun, ada juga orang yang ingin tetap dipenjara. Pada tahun 1789, ketika penjara Bastille, Perancis hendak dihancurkan, seorang nara pidana yang sudah lama mendekam di dalamnya dikeluarkan. Tentunya, hal ini membuat senang atas pembebasan itu, narapidana itu justru memohon agar dia dibawa kembali ke sel bawah tanah. Dia sudah begitu lama mendekam dalam kegelapan sehingga sinar matahari menyilaukan dan membutakan matanya. Di samping itu, teman-temannya juga sudah mati, dia tidak memiliki rumah dan bahkan keluarga. Keinginan utamanya saat itu adalah dia bisa mati dipenjara yang sudah begitu lama mengurungnya.
Pada waktu Yesus bercakap-cakap dengan Nikodemus Yesus sedang meyakinkannya bahwa Ia adalah Mesias yang dijanjikan itu. Yesus adalah terang yang telah datang untuk mengusir kegelapan dosa. Namun, ada banyak orang yang tidak mau menerima-Nya sebagai terang, karena terbiasa hidup di dalam kegelapan yang jahat. sehingga, mereka menolak Yesus sebagai terang hidup. “…Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat.” (Yohanes 3:19).
Ada banyak orang yang sulit untuk berubah menjadi baik, karena mereka terbiasa hidup di dalam dosa. Meskipun mereka sudah menjadi orang Kristen, namun kehidupan lamanya masih dilakukan. Jika saja mereka mau sungguh-sungguh untuk menjadi pengikut Yesus, pasti dapat berubah oleh pertolongan Roh Kudus. Sudahkah Anda sungguh-sungguh mengikut Kristus? SP

BACA FIRMAN TUHAN SETIAP HARI, AGAR HIDUP ANDA SENANTIASA HIDUP DI DALAM TERANG TUHAN

13 Februari 2013 – Menjadi Terang

Baca: Matius 5:1-16
“Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Matius 5:16)

Seseorang menceritakan pengalaman kecilnya, bahwa ia suka menyanyikan Let The Lower Lights Be Burning Artinya biarkan cahaya dikapal tetap menyala. Pujian itu memakai gambaran kapal yang kandas dan bahaya lautan. Kebaktian Anak-anak yang masih diingatnya, yang lain ialah. “Ini cahaya kecil milikku, akan kubiarkan tetap bercahaya.”

Tuhan Yesus berkata, “Hendaknya terangmu bercahaya di depan semua orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu di sorga.” Sebagai anak-anak Allah kita mempunyai kewajiban untuk memancarkan terang kita kepada orang di sekeliling kita. Menjadi contoh yang berguna bagaimana hidup Anda bercahaya bagi Allah. Berbeda halnya dengan orang yang tidak percaya sebab tidak mungkin pelita ditaruh ditempat yang tersembunyi atau diletakkan di bawah gantang tetapi kita dapat bercahaya di tempat di mana Anda dapat menolong orang lain untuk turut bercahaya. Memang selayaknya orang percaya terus bercahaya di tengah-tengah kegelapan dunia. Terkadang kita malu untuk menyaksikan Kristus melalui cara hidup kita setiap hari. Bercahaya bukankah kehidupan Anda terbuka dapat dilihat oleh orang lain dan mereka melihat perbuatan Anda yang baik dan memuliakan Bapamu yang ada di sorga. Tidak ada yang mustahil Anda dapat membawa orang lain diselamatkan dan percaya kepada Yesus Kristus melalui kesaksian hidup Anda.

Sahabat Gandoem Mas, dimanakah saat ini Anda ditempatkan, apakah di dunia kerja, keluarga atau pendidikan. Anda secara otomatis menjadi pusat perhatian semua orang. Sudahkah terangmu bercahaya di depan orang lain?.YN
SECERCAH CAHAYA TERANG DAPAT BERSINAR DITENGAH-TENGAH KEGELAPAN DUNIA

10 Januari 2013 – Terang Untuk Melihat

Baca: Yohanes 1: 1-18
“Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.” (Yohanes 1:4)

Pengetahuan benar-benar berbeda dari terang. Mereka yang memiliki terang pasti memiliki pengetahuan, tetapi mereka yang memiliki pengetahuan tidak selalu memiliki terang. Ada perbedaan besar antara orang buta dan anak kecil mengenai warna. Seorang pria buta mungkin memiliki pengetahuan tentang warna, tapi dia tidak pernah melihatnya. Seorang anak mungkin tidak memiliki pengetahuan tentang warna, tapi dia tahu apa warna itu dari melihatnya. Sangat disayangkan bahwa orang Kristen hari ini memberikan banyak perhatian terhadap doktrin atau pengetahuan bukan kepada terang.

Kesadaran akan dosa bukan berhubungan dengan pengetahuan tetapi berhubungan dengan terang. Banyak orang mempunyai doktrin tinggi tetapi masih tetap tidak menyadari dosa-dosanya yang masih melekat kepadanya. Contohnya: Iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, perpecahan, kedengkian, kesombongan, dan lain-lain. Kalau kita mendapat terang Allah, maka kita akan melihat bahwa diri kita ini adalah manusia pendosa, karena kita masih hidup di dalam kedagingan. Kita perlu di salibkan dan dikubur bersama Kristus, supaya Kristus yang hidup melalui kita, seperti halnya Bapa hidup melalui Kristus.

Dalam rangka menerima terang Tuhan, kita harus mendekat kepada Tuhan. Kita harus menjadi orang yang dekat dengan Tuhan, dan seorang yang melepaskan ego kita kepada-Nya, karena hanya Allah yang adalah terang. Dia adalah sumber terang itu. Ketika kita berada di dekat-Nya, kita menerima terang dan dapat dengan jelas melihat dan menyadari siapa kita. Kita adalah manusia yang terus memerlukan Tuhan. AHS

ALLAH ADALAH TERANG DAN DI DALAM DIA SAMA SEKALI TIDAK ADA KEGELAPAN